Banner sumsel

Kemendikbud Berencana Setarakan Gaji Guru Honorer dengan UMP Daerah

JAKARTA,koranindonesia.Id-Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) berencana untuk mensetarakan gaji guru honorer dengan upah minimum provinsi setiap daerah.

Hal itu dikatakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy di kantor Kemendikbud, Jakarta, Selasa (2/10/2018). Menurut Effendy hal itu dilakukan agar para guru memiliki kesejahteraan yang layak sehingga tumbuh kebanggan mereka sebagai guru.

“Akan kita upayakan, mudah-mudah bisa kita laksanakan sehingga guru honorer tidak mendapat gaji yang kecil lagi,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Muhadjir menerangkan akan mengupayakan agar P3K menerima uang pensiun, seperti yang di dapat pensiunan PNS. Dia mengatakan pemerintah akan bekerja sama dengan Taspen sebagai lembaga penghimpun dana pensiun.

“Memang P3K tidak memiliki pensiun, tetapi setelah kami berbicara dengan BKN (Badan Kepegawaian Negara) akan ada skema tabungan pensiun yang dipotong dari gaji bulanan,” tegasnya.

Namun untuk pemotongan gaji bulanan  itu, Muhadjir belum mengetahui pasti berapa besaran gaji yang akan dipotong untuk tabungan dana pensiun tersebut.

“Kita belum mengetahui jumlah kisarannya, nanti akan kita rapatkan lagi,” terangnya.

Sementara itu Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Supriano mengatakandalam waktu dekat ini pihaknya segera menggelar tes P3K untuk guru honorer.

“Kita akan gelar setelah seleksi CPNS selesai nanti. Kini fokus dulu menyelenggaraan tes CPNS agar konsentrasi tidak terpecah dua,” tandasnya. (Erw)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.