Kemendagri Siapkan Suket  untuk 2,2 Juta Pemilih Pemula

PALEMBANG, koranindonesia.id-Sedikitnya ada  2,2 juta penduduk Indonesia yang memasuki usia 17 tahun sebelum pencoblosan di Pilkada serentak Juni 2018 yang belum merekam dan memiliki E-KTP. Oleh sebab itu, Kemendagri akan menyiapkan blangko surat keterangan agar hak suara mereka tidak hilang.

Hal tersebut diungkapkan Menteri Dalam  Negeri  Tjahjo Koemolo saat memberikan kuliah umum dengan Tema Efektivitas Reformasi Administrasi Daerah di Era Kabinet Kerja di Graha Sriwijaya Unsri Bukit Besar,  Sabtu (31/3/2018).

“Mereka ini belum masuk DPS dan DPT, tapi sebelum hari H pencoblosan mereka sudah 17 tahun. Datanya kita sudah ada. Itu kita akan dicarikan solusinya, kalau memungkinkan perekamannya dipercepat atau pakai suket (surat keteranga). Agar mereka terakomodir pada saat pencoblosan,” ujarnya.

Tjahjo menjelaskan, setiap tahun ada 15 juta penduduk Imdonesia yang remaja masuk ke usia dewasa 17 tahun. Mereka belum merekam dan tidam memiliki E-KTP. “Data Juni nanti 2,2 juta orang. Belum lagi setiap tahun 15 juta data penduduk remaja menjadi dewasa setiap tahunnya. Ini untuk persiapan Pileg dan Pilpres,” bebernya.

Lebih lanjut Tjahjo mengungkapkan, pihaknya akam segera mencarikan jalan keluarnya. Agar adik-adik usia 17 tahun tidam kehilangan hak pilihnya. “Kita sosialisasikan terus. Kita akan siapkan blangko biar bisa digunakan di TPS. Yang penting alamatnya jelas mulai dari RT, RT Desa atau Kelurahan, Kecamatan dan Kabupaten/Kota,” paparnya.

Menurutnya, suket bisa digunakan saat pencoblosan Pilkada Juni mendatang. Namun untuk Pileg dan Pilpres sesuai UU harus punya E-KTP.  “Kita berharap aspek-aspek politik yang tidak sehat seperti petahana menghambat blangko E-KTP di daerah yang bukan basisnya itu jangan dipakai cara seperti itu. Kita berharap KPU dapat menjalankan fungsinya dengan baik. Kami konsen untuk 2,2 juta remaja yang belum merekam E-KTP , sudah kami data dan akan kita berikan suket,” ucapnya. (win)

 

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.