Banner Pemprov 2020
Banner 23 September

Kemenag Review Regulasi Pendidikan Agama dan Keagamaan Khonghucu

JAKARTA, koranindonesia.id – 

Kemenag mereview ragulasi pendidikan agama dan keagamaan Khonghucu. Plt Sekjen Kemenag Nizar mengatakan, keberadaan regulasi penting sebagai acuan pelaksaan layanan kepada umat beragama, termasuk Khonghucu.

“Review regulasi ini sangat strategis, utamanya untuk mengupdate regulasi sesuai perkembangan zaman sekaligus melakukan akselerasi layanan pendidikan agama dan keagamaan Khonghucu,” terang Nizar saat membuka kegiatan yang berlangsung di Serpong, Rabu dikutip dari kemenag.go.id.

Kegiatan ini digelar Pusat Bimbingan dan Pendidikan (Pusbimdik) Khonghucu. Hadir perwakilan dari Kememko PMK, Bappenas, Ditjen Bimas Islam, Ditjen Pendidikan Islam, serta utusan Biro Hukum, Ortala, Perencanaan, dan Kepegawaian.

Nizar berharap Pusbimdik Khonghucu dapat menetapkan sasaran program dan layanan agama yang jelas, khususnya yang terkait dengan data. “Pusbimdik harus mempunyai database nasional umat Khonghucu,” jelasnya.

Nizar juga mendukung upaya proaktif
stakeholders Khonghucu dalam proses penegerian Sekolah Tinggi Agama Khonghucu (STIKIN)

Kepala Pusbimdik Khonghucu Wawan Djunaedi dalam laporannya menyampaikan bahwa review regulasi ini dalam rangka menggali saran dan masukan. Kegiatan ini bertujuan mendapatkan rumusan yang dapat dijadikan dasar regulasi. Selain terkait layanan, regulasi yang akan disusun juga menyangkut skema penentuan penyuluh Khonghucu non PNS teladan, guru agama Khonghucu non PNS teladan, Sekolah Teladan, Anhe Jiating (keluarga Harmonis), serta Pemuda dan Perempuan Teladan.

“Untuk mendapatkan rumusan yang ideal, kegiatan ini akan dilakukan secara simultan dalam beberapa tahapan,” ujarnya.

(MT)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.