Banner sumsel

Kemah Rohis SMA/SMK Nasional ke-III Digelar di Belitung

TANJUNGPANDAN,koranindonesia.Id-Kementerian Agama akan menyelenggarakan Perkemahan Rohis Nasional ke III. Event ini akan berlangsung di Bumi Perkemahan Juru Sebrang, Belitung dari 5 hingga  10 November 2018. Lebih 1.400 peserta dari 34 provinsi diperkirakan ikut terlibat dalam perhelatan itu..

Hal ini disampaikan Kasubdit PAI pada SMA/SMK, Unang Rahmat dalam Rapat Koordinasi Persiapan Kemah Rohis di Belitung.

Menurut Unang, perkemahan rohis tahun ini mengangkat tema “Membentuk Generasi Islam Milenial yang Literat dan Moderat”. Perkemahan didesain dengan beragam kegiatan yang lebih fokus pada pelatihan kepemimpinan dan literasi digital.

Selain sebagai ajang pembinaan dan silaturahim anak-anak rohis, kemah ini juga bertujuan sebagai penguatan wawasan kepemimpinan, kebangsaan dan keagamaaan. “Rohis memiliki peran dalam mempengaruhi corak keagamaan di sekolah, sehingga melalui kemah rohis ini diharapkan dapat menumbuhkan sikap moderat di lingkungan sekolah,” jelasnya, kemarin, seperti dilansir kemenag.go.id.

Berbeda dengan sebelumnya, perkemahan tahun ini akan memberi ruang pada penggunaan gadget sebagai media literasi dan disemenasi nilai Islam yang Rahmatan lil’alamin. Sebelum berkemah, masing-masing peserta akan membuat video bertema keislaman, kebangsaan, dan kearifan lokal, serta dishare di media sosial. Sehingga nantinya ada lebih dari 1000 konten video yang mengisi dunia maya.

“Dengan format baru ini,  kemah rohis akan menjadi sarana produksi konten positif yang dapat membangkitkan gairah moderasi beragama di sekolah,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Bangka Belitung, M. Ridwan menyatakan, kesiapan bumi laskar pelangi sebagai tuan rumah. “Kepercayaan dari pusat adalah sebuah amanah dan kebanggaan bagi masyarakat belitung,” jelasnya.

Saat ini, pemerintah daerah dengan didukung masyarakat terus melakukan koordinasi persiapan untuk kesuksesan kegiatan ini. “Saya harap kegiatan perkemahan rohis dapat menjadi syiar kegiatan keagamaan sekaligus pengenalan budaya  dan wisata alam belitung kepada masyarakat Indonesia,” jelasnya. (lan)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.