Banner Pemprov 2020
Banner 23 September

Kejurnas Virtual Pertama, Kemkominfo Adalakan Tandoku Shorinji Kempo

Jakarta,Koraindonesia.id-Rangkaian peringatan HUT ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia dimeriahkan dengan Kejuaraan Nasional Tandoku Shorinji Kempo Piala Menteri Komunikasi dan Informatika Tahun 2020. Gelaran cabang olahraga yang pertama di Indonesia secara virtual itu berlangsung selama dua hari dari tanggal 13 s.d. 14 Agustus 2020.

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate menyatakan Pandemi Covid-19 membuat perhelatan Shorinji Kempo tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Gelaran virtual menjadi penanda kebangkitan semangat Indonesia Maju untuk adaptasi kebiasaan baru dan percepatan transformasi digital di sektor olahraga.

“Semua peserta perwakilan daerah menampilkan seni bela diri Kempo secara virtual. Meski demikian, esensi dalam menjaga kebugaran tubuh dan sportivitas dalam bertanding tetap terjaga dalam penyelenggaraan pertandingan ini,” ujarnya saat membuka Kejurnas Virtual Tandoku Shorinji Kempo dari Aula Anantakupa Kementerian Kominfo, Jakarta, Kamis (13/08/2020).

Menteri Johnny menyatakan penyelenggaraan secara virtual menjadi pertanda dunia olahraga Indonesia sudah beradaptasi dengan kebiasaan baru sekaligus percepatan transformasi digital.

“Saya meyakini bahwa penyelenggaraan Kejuaraan Nasional Tandoku Shorinji Kempo Tahun 2020,yang kita langsungkan secara virtual ini, merupakan salah satu pertanda bahwa dunia olahraga Indonesia mampu beradaptasi dengan kebiasaan baru, dan sekaligus menjadi bukti percepatan transformasi digital nasional,” tegasnya.

Ia pun menyatakan dalam dunia olahraga, bertanding secara virtual mungkin dianggap tidak lazim. Namun, menurutnya di masa pandemi ini, semakin pertandingan olahraga yang turut bermigrasi ke ruang digital.

“Misalnya saja Formula 1 atau F1 dan MotoGP yang dilangsungkan secara daring. Kita tentu berharap cabang-cabang olahraga lain dapat memanfaatkan teknologi untuk mempertahankan keberlangsungan aktivitas pertandingan,”.

“Semoga perlombaan ini menghasilkan atlet-atlet yang tidak hanya mampu berkompetisi, namun juga mampu menjadi duta-duta pola hidup sehat, duta-duta disiplin protokol kesehatan, untuk memutus rantai penyebaran Covid-19,” ujarnya. (kominfo)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.