Banner sumsel

Kejati Sumsel Sandangkan Status Tersangka Bagi dr Dora

PALEMBANG, koranindonesia.id— Usai mengamankan dan memeriksa mantan Plt Direktur RSUD Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur. Penyidik Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumsel menyandangkan status tersangka bagi dr Dora Djunita Pohan.

“Sudah kita tetapkan sebagai tersangka dan langsung ditahan di Rutan Merdeka Palembang,” ujar Wakil Kepala Kejati Sumsel Heri Setiyono dalam keterangan pers di Kantor Kejati Sumsel, Jum’at (23/3).

Heri menerangkan, dr Dora sudah dicari sejak satu tahun yang lalu oleh tim penyidik atas dugaan kasus korupsi pengadaan dana kesehatan RSUD OKU Timur tahun anggaran 2014-2015 yang merugikan negara sekitar Rp540 juta.

Dimana, lanjutnya, dr Dora yang menjabat sebagai Plt kepala rumah sakit menganggarkan dana sebesar Rp6,4 miliar untuk penambahan dokter spesialis. Ketika itu, Kabupaten OKU Timur belum memiliki dokter spesialis yang akan membantu masyarakat berobat.

“Alokasi anggaran dokter ahli tersebut ada yang menerima tidak sesuai yang telah dianggarkan. Jumlah dokter pun tidak sesuai, misal 10 dokter ternyata ada 5 dokter. Para dokter spesialis itu diambil dari daerah-daerah lain,” tutur Heri.

Ditambahkan, kasus ini terkuak setelah audit anggaran rumah sakit tahun 2016. Dr Dora sempat dipanggil untuk dimintai keterangan sebagai saksi, namun tidak kunjung hadir. Kita cari, ternyata di pulau Jawa, di mall lagi belanja. Langsung kita jemput paksa,” tuturnya.

Sementara, Aspidsus Kejati Sumsel Agnes Triani menambahkan, dr Dora sebelumnya sempat mengembalikan dana sebesar Rp100 juta dari total kerugian Pemkab OKU timur Rp 540 juta. “Walau sudah dikembalikan kasusnya tetap berjalan” kata Agnes.

Penangkapan terhadap Dora sendiri, berlangsung alot, lantaran ketika di mall tersangka mengamuk. Ketika di Bandara dan hendak diterbangkan, dr Dora kembali menolak dibawa. “Setelah dibujuk akhirnya mau dibawa. Dari pemeriksaan, tersangka ternyata pindah tugas di Jakarta,” tutupnya.(ard/dp)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.