Banner sumsel

Kejari Lubuklinggau Tetapkan Tiga Tersangka Baru‎ Kasus Korupsi AKN

LUBUKLINGGAU, koranindonesia.id – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Lubukinggau, Zairida menyatakan, telah menetapkan tiga tersangka baru dalam kasus Korupsi pembangunan gedung Akademi Komunitas Negeri (AKN) di Dinas Pendidikan, Kabupaten Muratara, Sumatra Selatan (Sumsel).

Adapun tiga tersangka tersebut yakni FD diduga sebagai pengguna anggaran, FS sebagai PPTK dan FI sebagai pemborong proyek (kontraktor).

“Dari 2017 hingga 2018, kami melakukan penyelidikan perkara korupsi secara berjamaah, akhirnya kembali menetapkan tiga tersangka baru, setelah meringkus tersangka Subhan dan Brio,” kata Zairida didampingi Kasi Pidsus Muhamad Iqbal, Kasi Intel Wira Bakti saat melakukan Press Release di Aula Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Lubuklinggau, Rabu (10/10/2018).

Tampak bangunan gedung AKN Muratara yang pembangunannya terhenti karena terkait masalah dugaan korupsi. (FOTO/REPRO)

Ia menjelaskan, sebelumnya sudah melakukan pemeriksaan terhadap lebih kurang 35 saksi, dan menetapkan Subhan dan Brio sebagai tersangka pada 30 Agustus 2018, silam.

Untuk saat ini sudah ditetapkan tiga tersangka baru dan diperkirakan minggu depan akan diperiksa, namun tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka lainnya.‎

Selain itu juga pihaknya telah dilakukan pemblokiran rekening dari tersangka Brio, serta penyitaan tiga akta tanah seluas 9 hektare untuk proyek AKN.

“Namun sudah dikembalikan secara tunai sebesar Rp882.786.038.25, sedangkan dari rekening bank mandiri milik Brio berhasil diblokir uang sebesar Rp1.299.084.852,” tandas Zairida.

(san)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.