Kejagung Terima SPDP Plt Ketum PSSI

JAKARTA,koranindonesia.Id-Kejaksaan Agung (Kejagung) RI telah menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) terhadap tersangka Pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum (Ketum) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Joko Driyono, dalam kasus perusakan barang bukti (BB) di Kantor PSSI.

Hal ini disampaikan Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung RI, Mukri. Dikatakannya SPDP itu diterima pihak Kejaksaan Agung RI pada 13 Februari 2019 dengan Nomor: B/76/II/2019/Satgas tanggal 13 Februari 2019 dengan tersangka inisial JD selalu Plt. Ketua Umum PSSI.

Ditambahkannya Setelah SPDP diterima, Kejagung menunjuk sejumlah jaksa untuk mengikuti perkembangan penyelidikan Joko Driyono. Tim jaksa ini akan meneliti hasil penyidikan perkara yang ditangani Satgas Antimafia Bola.

“Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum Kejaksaan Agung RI telah menerbitkan surat perintah penunjukan Tim Jaksa Penuntut Umum, yang beranggotakan lima orang jaksa, untuk mengikuti perkembangan penyidikan dan meneliti hasil penyidikan perkara dimaksud,” ungkapnya dalam keterangan resmi, di Jakarta, Kamis (21/02/2019).

Dalam perkara ini, Joko Deiyono disangkakan telah melanggar Pasal 363 KUHP dan atau Pasal 235 KUHP, dan atau Pasal 233 KUHP dan atau Pasal 232 KUHP dan atau Pasal 221 KUHP, juncto Pasal 55 ayat (1) KUHP. Ia terbukti telah melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan dan atau memasuki dengan cara membongkar, merusak, atau menghancurkan barang bukti, yang telah di pasang police line.

Sementara itu Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengungkapkan, tim penyidik Satgas Antimafia Bola akan kembali melakukan pemeriksaan terhadap Jokdri sapaan akrab Joko Driyono hari ini. Joko Driyono akan dimintai keterangan kedua kalinya sebagai tersangka, di Polda Metro Jaya.

“Pemeriksaan hari ini  di Direktorat Tindak Pidana Umum Polda Metro Jaya, penyidik akan mendalami berkas tersangka Joko Driyono dalam penyelisikan,” terangnya.

Dedi menyatakan, pemeriksaan hari ini juga akan mempertimbangkan apakah Jokdri akan ditahan untuk kepentingan penyidikan selanjutnya. Pasalnya pemeriksaan hari ini adalah lanjutan atas pemeriksaan sebelumnya, di mana Joko Driyono tidak dapat menjawab seluruh pertanyaan yang diberikan oleh tim penyidik Satgas Antimafia Bola.

“Makanya kita lakukan pemeriksaan terhadap tersangka kembali, mudah-mudahan dirinya sudah bisa menjawab apa yang ditanyakan tim penyidik,” tandasnya. (Erw)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.