Banner sumsel

Kejagung Terima 5 Berkas Kasus Pengaturan Skor

JAKARTA,koranindonesia.Id-Kejaksaan Agung (Kejagung) telah menerima 5 berkas perkara kasus pengaturan skor sepak bola Indonesia dari Satgas Antimafia Bola. Saat ini berkas masih diteliti jaksa. Demikian dikatakan Jaksa Agung M Prasetyo, Rabu (20/02/2019) , di Gedung ACLC KPK, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan.

Dikatakannya penyusunan dakwaan hingga penuntutan tidak akan dilakukan tergesa-gesa. Penuntutan nantinya akan didasarkan pada sejumlah fakta.

“Selama ini penuntutan hati-hati, kita nggak grasa-grusu. Kita selalu akan melihat fakta dan bukti, sejauh mana derajat kesalahan masing-masing yang bersangkutan, itu yang jadi dasar,” ungkapnya kepada wartawan.
Ditambahkan Prasetyo Indonesia merupakan negara dengan penduduk yang banyak namun prestasi olahraganya minim. Kasus mafia bola itu menurutnya menjadi masalah yang harus diselesaikan.

Diakuinya Indonesia sudah punya 260 juta penduduk tapi prestasi olahraganya jauh di bawah negara lain yang justru penduduknya sedikit.

“Ini artinya ada permainan yang harus ditertibkan. Kalau dibiarkan nanti akan semakin banyak lagi kasus seperti ini,” tandasnya.

Sebelumnya, Satgas Antimafia Bola telah merampungkan berkas perkara pengaturan skor untuk 6 tersangka. Berkas perkara tersebut dipisahkan menjadi 5. Keenam tersangka tersebut yakni Priyanto (eks Komisi Wasit Asprov Jateng), Anik (anak Priyanto), Johar Lin Eng (Ketua Asprov Jateng), Dwi Irianto atau Mbah Putih, Nurul Safarid (wasit pertandingan), dan ML (Staf Direktur Perwasitan PSSI). (Erw)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.