Banner sumsel

Kejagung Tangkap Dua DPO Terpidana Korupsi

JAKARTA,koranindonesia.Id-Kejaksaan Agung (Kejagung) berhasil menangkap dua DPO terpidana kasus korupsi, yakni Sugiarto (Alay) Wiharjo ditangkap di Bali sekitar pukul 15.40 WITA, sementara Hari Liewarnata (Apin) di Apartemen Central Park pada pukul 14.50 WIB, Rabu kemarin.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Mukri mengatakan keduanya sudah lama menjadi buronan dalam dua kasus korupsi berbeda. Alay merupakan terpidana kasus korupsi uang kas daerah Pemerintah Kabupaten Lampung Timur.

“Bersangkutan terpidana perkara tindak pidana korupsi bersama-sama dengan terpidana Santono dengan cara memindahkan uang kas Daerah Pemerintah Kabupaten Lampung Timur ke PT BPR Tripanca Setiadana,” ungkapnya dalam keterangan tertulis yang diterima kota Indonesia.Id, Kamis (7/02/2019).

Ditambahkan Mukri terpidana Santono pun sampai saat ini masih berstatus buron. Dalam kasus tersebut, keduanya mentransfer uang kas Pemerintah Kabupaten Lampung Timur sebesar Rp108.861.624.800 dengan tambahan bunga sebanyak Rp10.586.575.000. 

“Rekannya Santono saat ini masih DPO, kita akan terus mencari keberadaan tersangka buron,” jelasnya.

Sebelumnya Mukri mengatakan kasus tersebut telah diputus oleh MA sejak 2014 lalu dengan divonis hukuman 18 tahun penjara dan denda sebesar Rp500 ribu, subsidair enam bulan kurungan. Tersangka juga diwajibkan membayar uang pengganti sebesar Rp106.861.624.800.

Sementara itu, buron atas nama Hari Liewarnata alias Apin, merupakan terpidana korupsi asal Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat. Menurutnya Apin telah dinyatakan bersalah oleh MA sejak 2018 lalu.

“Yang bersangkutan merupakan terpidana dalam perkara tindak pidana korupsi pengadaan alat-alat kedokteran bedah di RSUD Sanggau, yang mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp2.756.390.991,” terangnya.

MA pun telah menjatuhkan hukuman pidana penjara selama empat tahun dan denda sebesar Rp200.000.000, subsidair enam bulan kurungan. Apin juga diwajibkan membayar uang pengganti sebesar Rp2.756.390.991. (Erw)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.