Banner sumsel

Kasus Salah Tembak Jukir, Dialihkan ke Polda Sumsel

PALEMBANG, koranindonesia.id – Terkait kasus dugaan salah tembak yang dilakukan anggota Polsek Pemulutan saat berada di Jalan KH Azhari, Belakang Bakso Juve, Kelurahan 7 Ulu, Senin (11/10) pukul 04.00 WIB, Wakapolresta Palembang, AKBP Prasetyo Purboyo enggan bicara banyak.

“Karena menyangkut anggota, maka penanganannya diambil alih Polda Sumatra Selatan (Sumsel),” ringkas Prasetyo, saat diwawancarai wartawan.

Korban diduga salah tembak petugas kepolisian dari Polsek Pemulutan, Ariansyah Saleh (23) tewas dengan leher sebelah kiri tertembus peluru.

Sementara itu. Kapolres Ogan Ilir AKBP Gazali Ahmad ketika dimintai konfirmasi sejumlah awak media, memilih untuk kabur dari jalan belakang Polresta Palembang. Tak hanya itu, Kapolres OI ini juga memilih bungkam, saat dihubungi melalui ponsel.

Seperti diberitakan sebelumnya, diduga salah tembak akibat penggrebekan yang dilakukan anggota Polsek Pemulutan, Ariansyah Saleh (23) tewas dengan leher sebelah kiri tertembus peluru, di Jalan KH Azhari belakang Bakso ‘Juve’ Kelurahan 7 Ulu, Senin (11/10) dini hari.

Dengan kondisi tertelungkup, korban dievakuasi ke RS Bhayangkara untuk dilakukan visum et repertum.

ejadian ini langsung dilaporkan paman korban, Muhammad Soleh Ahmad (66) warga Jalan KH Azhari Lrg Al Kausar, RT 02/01 Kelurahan 7 Ulu, Palembang ke SPKT Polresta Palembang, Senin (11/10) pukul 06.00 WIB.

(fhy)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.