Banner pemprov Sumsel Vaksin
Muba vaksin maret 2021

Kasus Covid-19, Ketua MPR RI Desak Pemerintah Perketat Testing dan Tracing

JAKARTA, koranindonesia.id – Data Satuan Tugas Penanganan Covid-19 menunjukkan kasus covid-19 di Indonesia masih terus bertambah setiap harinya, total kasus Covid-19 di Indonesia mencapai 1.099.689 dengan kasus aktif 172.576.

Terkait fakta tersebut, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mendesak pemerintah dan Satgas Penanganan Covid-19 mengevaluasi masalah-masalah atau hambatan yang dihadapi selama penanganan covid-19.

“Selai itu segera merumuskan metode penanganan yang efektif untuk mengatasinya lonjakan penyebaran kasus positif, disamping mengingatkan masyarakat akan tindakan penipuan seperti yang baru-baru ini terjadi yaitu beredarnya masker medis palsu dan juga hasil tes covid-19 yang sudah keluar sebelum dilakukannya tes, yang berakibat meningkatnya risiko penularan covid-19,” pinta Bamsoet, sapaan akrabnya, Rabu (3/2/2021).

Bamsoet juga meminta pemerintah mengkaji diberlakukannya lockdown atau pengetatan kegiatan masyarakat pada libur panjang di akhir pekan pada 12 Februari mendatang, dikarenakan potensi masyarakat untuk berlibur cukup tinggi dan hal tersebut berisiko meningkatkan penularan covid-19.

“Pemerintah harus memperketat jumlah testing dan tracing, serta meningkatkan kualitas treatment. Sehingga penanganan covid-19 dapat dilakukan secara maksimal. Dari sisi masyarakat agar patuh dan disiplin menerapkan protokol kesehatan dan gaya hidup sehat, mengingat penanganan covid-19 membutuhkan kerjasama yang baik, dari sisi pemerintah maupun masyarakat,”.

Bamsoet pun meminta pemerintah memperketat pengawasan mobilitas masyarakat, baik pengecekan di transportasi, pusat-pusat publik, maupun di destinasi wisata, karena dibutuhkan pengawasan yang ketat di tempat-tempat ramai tersebut.

“Saya mendukung pemerintah mempercepat program vaksinasi covid-19, namun harus dipastikan efikasinya, serta keamanan dan antisipasi dampak yang mungkin timbul setelah divaksin, sehingga masyarakat bersedia secara sukarela untuk diberikan vaksin,” harap Bamsoet.(Mar)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.