Banner sumsel

Kasatreskrim Wonogiri Korban Pengeroyokan Sejumlah Pendekar, Dibawa ke Singapura

SOLO, koranindonesia.id – Kasatreskrim Wonogiri, AKP Aditya Mulya Ramdhani yang menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah oknum pendekar beberapa waktu lalu, akhirnya dikirim ke Singapura untuk menjalani pengobatan lanjutan.

Mantan Kapolsek Pasar Kliwon Polresta Solo tersebut diangkut menggunakan pesawat charter Gulfstream G150 di Pangkalan TNI Angkatan Udara Adi Soemarmo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Kamis (16/5), kemarin.

Pantauan di lokasi, rombongan pengantar AKP Aditya tiba di landasan udara sekitar pukul 16.15 WIB. Ambulan langsung masuk apron Lanud Adi Soemarmo, mendekati pesawat yang sudah disiapkan. Usai penyerahan berkas-berkas, tim medis memindahkan tubuh AKP Aditya dari dalam ambulan ke pesawat.

Dalam pemindahan tersebut, nampak Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Rycko A Dahniel dan Waka Polda Jawa Tengah, Brigjen Pol Ahmad Luthfi. “Hati-hati kepalanya,” kata Rycko saat tim melakukan pemindahan.

Pemindahan tubuh AKP Aditya dilakukan secara perlahan dan hati-hati. Ada enam orang yang menggotong tubuh AKP Aditya. Saat dilakukan pemindahan tersebut, AKP Aditya masih dalam keadaan tidak sadarkan diri. Kepalanya dibalut perban, tubuh pun dipasangi sejumlah selang. Proses pemindahan berlangsung lancar.

Kepala Bidang (Kabid) Dokkes Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Tri Yuwono Putra mengatakan pasien dipindah ke Singapura Royal Hospital. “Status pasien masih Glasgow Coma Scale 4. Kami berupaya tetap hati-hati dalam pemindahan ini,” pungkasnya.
(ali)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.