Banner sumsel

Karyawan Gembok Pintu Pabrik PTP Mitra Ogan

BATURAJA,koranindonesia.Id-Karyawan PTP Mitra Ogan hari ini (19/02/2019) menggembok pintu pabrik menggunakan rantai. Mereka terus menuntut pembayaran gaji.

“Benar saat ini gerbang pabrik gembok karyawan, tak ada aktifitas sama sekali,”ujar Manajer PIN PTP Mitra Ogan.

Dijelaskannya, saat ini unsur pimpinan bersama perwakilan karyawan tengah berada di Jakarta untuk mempertanyakan nasib perusahaan perkebunan sawit itu.

Mereka menemui pemegang saham RNI Holding serta BPK dan kementerian BUMN didampingi anggota Dewan OKU, Mirza Gumai.

Para karyawan Mitra Ogan sendiri saat ini banyak bekerja serabutan untuk memenuhi kebutuhan keluarga mereka, seperti diungkapkan Kardi, dirinya bahkan rela berjualan gorengan untuk menyambung hidup.

Diakuinya bersama karyawan lainnya, sudah hampir dua tahun lebih kondisi seperti ini dialami para karyawan. Mereka menunggu hal yang tak pasti, hak mereka gaji dan tunjangan belum dibayar.

Padahal kata dia, ada beberapa bulan pabrik masih beroperasi, namun tak ada balas budi dari perusahaan.

Mereka mengaku pesimis dengan nasib perusahaan yang semakin hari semakin tak menentu.

Namun, disisi lain mereka berharap ada kejelasan nasib mereka saat ini, “Kami berharap aktifitas pabrik kembali normal, gaji karyawan dibayarkan sebab tentu sangat disayangkan aset yang ada saat ini, akan banyak pengangguran jika memang benar perusahaan ini tutup,”tambah Yan karyawan lainnya.

Saat portal ini mencoba menghubungi unsur pimpinan yang sedang berada di Jakarta, belum ada informasi lanjutan dari hasil pertemuan itu.(tin)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.