Banner sumsel

Kapolres : PPK Jangan Berani Ubah Hasil Pemilu

LUBUKLINGGAU, koranindonesia.id-Sebanyak 120 personil Polres Lubuklinggau diterjunkan untuk mengamankan rapat pleno Besok, Sabtu (20/4/2019). Personil ini bertugas menjaga seluruh PPK se-Kota Lubukinggau.

“Setiap PPK dijaga 25 personil Polri saat rapat pleno berlangsung,” kata Kapolres Lubuklinggau AKBP Dwi Hartono Jumat (19/4/2019).

Sedangkan, untuk Personil yang standby di Mako Polres Lubuklinggau sebanyak dua pleton lagi atau 60 personil untuk membackup jika ada yang tidak inginkan terjadi.

“Jadi apabila ada yang memanas personil siap kita kirim,” ujarnya.

Kemudian, untuk sistem pengamanan di setiap PPK akan di sterilkan untuk masuk kelokasi PPK. Ia juga memerintahkan Kasatgaswil untuk melakukan steril di PPK bagi mobil yang akan masuk saat rapat peleno di PPK. Kemudian, tamu yang akan masuk ke ruangan rapat pleno akan diperiksa oleh anggota Polri dan siapa saja yang boleh masuk dalam rapat pleno.

Ia juga memerintahkan untuk seluruh anggota PPK dan Polri jangan sampai ada yang terjadi dengan kotak suara atau logistik pemilu dan jangan sampai ada yang berubah, dibakar atau hilang.

“Jadi pengamanan bukan hanya fisik orang-orang tapi pengamanan hasil pemilu juga diamankan. Saya juga berkordinasi dengan Bawaslu untuk saling mengawasi. Dan ia juga peringatkan kepada PPK jangan sampai ada yang berubah hasil pemilu. Hasil pemilu ini adalah hasil dokumen yang sangat penting dan jangan coba-coba untuk merubahnya. Kalau ada yang merubah akan di proses dan saya cari sampai ke akar-akarnya. Ia juga mengingatkan petugas PPK jangan coba-coba merubahkannya hasilnya akan di proses,”tegasnya.

Ia juga menyapaikan semua PPK Kecamatan ia anggap semuanya rawan. Kalau ada yang mengacaukan saat sidang pleno di PPK akan ia tindak tegas. Karena kalau sudah mengacaukan artinya sudah jelas, sesuai dengan UU Pemiliu nomor 7 tahun 2017 sudah sangat jelas yaitu pasal 50 akan dikurung 5 tahun. (San)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.