Banner sumsel

Kampanye di Solo, Sandi : 95% UMKM Tak Dapat Pendampingan Pemerintah

SOLO, koranindonesia.id – Cawapres nomor urut 02, Sandiaga Salahudin Uno melakukan kampanye terbuka di Kota Solo, Jawa Tengah, Sabtu (6/4/2019) sore. Dalam kampanye tersebut, Sandi menyinggung masih banyaknya UMKM yang tidak mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah.

“Sehingga, banyak UMKM yang susah berkembang. Bahkan gulung tikar,” kata Sandiaga dihadapan ribuan pendukungnya.

Dalam kampanye yang mengusung tema “Milenial dan UMKM Inspirasi Kewirausahaan Menjadi Pejuang Pencipta Lapangan Kerja” ini, dihadiri oleh berbagai partai pendukung. Diantaranya PKS, PAN, Berkarya, Gerindra dan Demokrat. Tak hanya itu, emak-emak dari wilayah Solo Raya dan Generasi Milenial juga turut menghadiri kegiatan itu.

“Saya tahu sendiri bangsa ini punya banyak jutaan UMKM yang tersebar dipenjuru pelosok negeri ini,” lanjut Sandi.

Disisi lain, Sandi juga menyinggung ada 100 program berkaitan dengan nasib UMKM yang tersebar di sejumlah kementerian tidak saling bersinergi. Kondisi itulah yang kemudian membuat nasib UMKM jadi babak belur.

“Ibarat pepatah, sudah jatuh tertimpa tangga. Harusnya ada gagasan kuat dari pemerintah yang mampu membuat UMKM tumbuh,” kata Sandi.

Diakhir kampanyenya, mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini berjanji akan memberikan sumbangsih ekonomi kreatif bagi Bangsa Indonesia. Dirinya menargetkan, kenaikan ekonomi kreatif mencapai 15%-20% jika jadi Wapres. Tahun ini sumbangsih ekonomi kreatif bagi bangsa Indonesia baru 10% sampai 12%.

“Kita akan menggandeng semua elemen termasuk HIPMI (Himpinan Pengusaha Muda Indonesia) dan Kamar Dagang Indonesia (KADIN) dalam membantu pendampingan UMKM,” kata Sandi.

Tak lupa, Sandi mengingatkan pada pendukung agar pada tanggal 17 April harus ke Tusuk Prabowo Sandi (TPS).
(ali)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.