Banner Pemprov Agustus

Kaki Gerandong Ditembak Polisi

PALEMBANG, koranindonesia.id – Unit Reskrim Polsek IT I Palembang meringkus Andrea Rizki Areda alias Gerandong (36), pelaku pencurian di Toko Sumber Buana Diesel yang berada di Jalan Masjid Lama, Kecamatan IT I Palembang.

Tersangka ditangkap di seputaran tempat tinggalnya di Jalan KI Gede Ing Suro, Kecamatan IB I Palembang, Kamis (16/9/2021) malam. Bahkan, ketika kakinya dihadiahi timah panas karena melawan dan kabur ketika disergap.

Kapolsek IT I Palembang AKP Ginanjar Aliya Sukmana didampingi Kanit Reskrim Iptu Ghofur Asyari mengatakan, bahwa tertangkapnya pelaku atas laporan korban Harrianto yang tokonya dibobol dan kehilangan satu unit ponsel merek Oppo A3S, dua unit laptop, tiga unit baling kipas ketek, dan uang tunai Rp 1,1 juta.

“Atas laporan korban anggota kita melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan pelaku, tapi saat akan ditangkap pelaku mencoba kabur dan sudah diberikan peringatan tidak dihiraukan sehingga diberikan tindakan tegas, selain itu juga kita turut mengamankan rekan pelaku saat itu berinisial HN,” ujarnya, Jumat (17/9) siang.

Dirinya menjelaskan, bahwa modus pelaku yang diketahui merupakan residivis dengan kasus yang sama ini memanjat dari depan toko, kemudian naik ke lantai II dan mencongkel jendela kaca dengan menggunakan sebuah paku.

“Kemudian dari keterangan pelaku ke anggota kita, setelah berada di dalam pelaku mengambil uang di meja kasir Rp1,1 juta, ponsel, DVR CCTV, dua unit laptop, dan tiga unit baling-baling kipas ketek,” katanya.

Usai melakukan aksinya, lanjut dia mengatakan, pelaku mencabut receiver CCTV hingga mengambil DVR CCTV untuk menghilangkan jejaknya. “Setelah itu pelaku mengaku ke anggota kita bahwa pelaku ini sebagai eksekutor, sedangkan pelaku Husnaini memantau situasi kondisi sekitar,” jelasnya.

Lanjut dia mengatakan, bahwa pelaku sudah dua kali masuk penjara ini sudah melakukan aksinya sebanyak delapan kali. Atas ulahnya pelaku diancam dengan pasal 363 ayat (1) huruf 4e KUHP.

Sementara itu, pelaku Husnaini berdalih tidak tahu kalau pelaku Gerandong melakukan aksi pembobolan toko.

“Saya tidak tahu kalau dia ini akan membobol toko, cuma dia mengajak saya untuk barangan pergi kepasar tapi tidak tahunya dia melakukan aksi itu dan saya mendapatkan uang Rp 300 ribu dari dia untuk kebutuhan anak saya,” tutupnya. (depe)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.