Banner sumsel

Kadaluarsa dan Tak Capai Target Pajak Iklan Rokok di Lahat Ditertibkan

LAHAT,KoranIndonesia.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab)  Lahat,  menertibkan iklan rokok yang terpampang dipapan reklame. Pasalnya,  puluhan iklan yang dimuat melalui benner dan baliho ini sudah habis massa tayang.  Disisi lain hal ini untuk mencapai target pendapatan daerah yang saat ini baru mencapai 29 persen.  
 
Hal tersebut seperti diungkapkan Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Lahat, Fikriansyah SE Msi melalui Kepala Bidang (Kabid) Pendapatan Asli Daerah (PAD), Subranudin SE MAP.  Diungkapkan Subran, dari hasil pantauan pihaknya di lapangan banyak iklan rokok yang habis masa tayang.  Disisi lain,  pemilik tidak memperpanjang izin tayangnya.  Kondisi tersebut berdampak macetnya pemasukan bagi daerah.
“Ya kita langsung mencopot sebagai tindakkan tegas. Dengan harapan kedepan pemilik patuh dengan aturan dan tidak merugikan.  Ada 18 titik, dalam kota lahat, reklame rokok yang sudah habis masa pajak. Dengan besaran pahak Rp 70.385.250,” terangnya, Selasa (8/7).
Iklan rokok yang ditertibkan kata Subran, ukuran banner dan baleho. Diungkapkan Subran jika dari target Rp 800 juta baru terealisasi 29 persen atau setara Rp 232.462.714 dari hasil pembayaran pemasangan iklan rokok tersebut.   “Ini sesuai dengan UU No 28/2009 tentang pajak dan retribusi daerah, perda No 03/2011 perihal pajak daerah, untuk perbup No 13/2018 tentang perubahan kedua atas perbup No 13/2011 tentang syarat-syarat pengajuan permohonan izin reklame dan penetapan tarif pajak reklame,” terang Subranudin.
Subranudin menuturkan, pihaknya tetap optimis target tercapai untuk reklame di 2019 ini, sehingga mampu mendongkrak PAD dan mempengaruhi APBD. “Optimis diakhir tahun 2019, realisasi reklame tercapai. Dan kita himbau kepada perusahaan untuk patuh membayar pajak tepat waktu,” bebernya. Sfr

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.