Jurnalis Radio Harus Bisa Hadirkan Ruang Imajinasi Pendengar

 

INDRALAYA, koranindonesia.id– Jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Sriwijaya (Unsri) tmengadakan Pelatihan Dasar Jurnalistik Radio yang dilaksanakan di Laboraturium Radio Gedung B FISIP Unsri Indralaya. Materi
disampaikan langsung oleh Jeane Fitria Jurnalis Radio Elshinta Palembang, Rabu (23/10).

Jeane mengungkapkan bahwa dinamika seorang jurnalis pada dasarnya sama saja,

“Sulitnya di radio kita harus memiliki kemampuan menulis sekaligus bertutur kata dalam menyampaikan berita dan menyajikan ruang imajinasi bagi para pendengarnya,” katanya.

Selain menyampaikan materi mengenai jurnalistik radio secara umum, Jeane juga mengajarkan langsung kepada peserta pelatihan teknik olah vokal yang biasa digunakan penyiar serta kiat-kiat menjaga kualitas suara ketika melakukan siaran.

“Penyiar harus bisa menjaga mood tetap baik karena mood itu juga bisa mempengaruhi suara kita saat siaran dan berujung pada kualitas siaran yang kita sampaikan, oleh karena itu dalam studio sendiri kerja tim itu sangat dibutuhkan untuk dapat saling mengatasi masalah mood ini,” jelasnya disela-sela teknik olah vokal yang ia ajarkan.

Jane Claudia Aswie salah satu peserta pelatihan Jurnalistik Radio menyatakan
bahwa kegiatan pelatihan ini sudah bagus, “Tidak terlalu banyak teori. Teorinya cuman sekilas, dan yang terpenting kan praktiknya. Jadi pelatihan ini lebih banyak
membantu daripada cuman masuk-masuk dikelas,”ujarnya.

Pelatihan Jurnalistik Radio ini menjadi pelatihan terakhir dari rangkaian acara Caution (Communication and Education) yang diadakan Jurusan Ilmu Komunikas Unsri. (Feb)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.