Banner sumsel

Jon Heri Nekat Mencopet di Bus Kota, untuk Bayar Kontrakan Rumah

PALEMBANG, koranindonesia.id – Mengaku butuh uang untuk membayar kontrakan rumah yang hampir habis, Jon Heri (38) warga Perumahan Tanah Mas, Blok L, Tahap 3, Kecamatan Sukajadi Kabupaten Banyuasin, nekat mencopet ponsel milik Susanto (49), saat berada dalam bus kota jurusan KM 12 – Kertapati, Senin (19/11/2018) pukul 08.30 WIB.

Kepada petugas, korban Susanto yang tinggal di Jalan Kasnariansyah Rusunawa, Kecamatan Ilir Barat (IB) I itu menjelaskan, pelaku naik dari kawasan Jembatan Ampera. Pelaku yang duduk bersebelahan berusaha mengambil ponsel milik korban, dengan cara menutupi tangannya dengan tas yang dibawa pelaku, saat bus kota yang ditumpangi keduanya, melintas di Jalan KHA Rasyid Siddiq, tepatnya di depan RM Pagi Sore, Kelurahan 8 Ulu, Palembang.

“Saya saat itu mau turun dari bus. Dia (pelaku) menghalangi dan ternyata dia mencoba mencopet ponsel saya. Saya terasa karena ponsel saya bergeser, bertepatan dia menggeserkan tas yang dibawanya. Saya pun spontan meneriakinya copet, yang membuat warga berdatangan dan memukulinya,” ujar korban, saat diperiksa petugas piket di Mapolresta Palembang.

Tersangka Jon Heri

Sementara itu, tersangka Jon Heri mengaku berupaya mencopet ponsel milik korban, karena terdesak kebutuhan ekonomi, untuk membayat uang kontrakan rumahnya, yang hampir habis batas waktu.

“Kontrakan rumah kami mau habis pak. Sementara pekerjaan belum ada. Terpaksa saya mencuri,” ungkap tersangka.

Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara melalui Kepala SPK Polresta Palembang, Ipda Haidir membenarkan, adanya serahan tersangka dengan barang bukti berupa satu unit ponsel merek Vivo tipe Y 71 dari warga.

“Tersangka sudah di ruang piket, sedang diambil keterangannya untuk pengembangan lebih lanjut,” tuturnya.

(fhy)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.