Banner sumsel

Jokowi Setuju Abu Bakar Ba’asyir Dirawat di RSCM

JAKARTA, koranindonesia.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) setuju narapidana kasus terorisme Abu Bakar Ba’asyir dipindah sementara ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM). Dia ingin Ba’asyir mendapatkan perawatan.

“Ya ini kan sisi kemanusiaan yang juga saya kira untuk semuanya. Kalau ada yang sakit, tentu saja kepedulian kita untuk membawa ke rumah sakit untuk disembuhkan,” kata Jokowi di Istana Negara, Jalan Medan Merdeka, Jakarta Pusat, Kamis (1/3/2018).

Kepala Negara belum bisa bicara banyak soal pemberian grasi kepada pendiri Pondok Pesantren (Ponpes) Al Mukmin, Ngruki, Sukoharjo, Jawa Tengah, itu. Jokowi belum menerima permohonan grasi.

“Sampai saat ini belum ada. Belum ada surat yang masuk kepada saya,” jelas eks Gubernur DKI Jakarta itu.

Ba’asyir dikabarkan akan dirawat di RSCM. Dia mengalami pembengkakan di kaki akibat penumpukan cairan.

Ini bukan kali pertama Ba’asyir harus dibawa ke luar tahanan Lembaga Pemasyarakatan Gunungsindur, Bogor, Jawa Barat. Sabtu, 21 Oktober 2017, pemimpin Majelis Mujahidin Indonesia itu juga sempat dibawa ke RSCM.

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma’ruf Amin memastikan Abu Bakar Ba’asyir mendapat persetujuan Presiden dirawat di luar jeruji besi. Namun, Ba’asyir belum juga masuk RSCM.

“Sampai sekarang aku belum dapat beritanya. Nanti kita telusuri dulu ada tidaknya,” kata Humas RSCM Sulastin sebagaimana dilansir metrotvnews.com.

Ba’asyir divonis atas sejumlah kasus teror bom dan pendirian kelompok militan Al-Qaeda di Indonesia. Ia dituding sebagai kepala spiritual kelompok militan Jemaah Islamiyah (JI) yang mengotaki peristiwa Bom Bali I dan II. (*)

Editor: elan

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.