Jika Terpilih Ini yang Dilakukan Walikota dan Wawako Palembang

PALEMBANG,koranindonesia.id- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Palembang menggelar debat terbuka pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Palembang. Ada Empat pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Palembang memaparkan program unggulannya dalam debat terbuka pemilihan Walikota ( Pilwako ) di Hotel Aston Palembang, Jumat malam  (22/6/2018).

KPU Palembang menghadirkan lima panelis  masing-masing  Prof. Dr. Didik Susetyo (FE Unsri), Riduan, SH, MHum (FH Unsri), Prof. Erica Bukori (Ahli Transportasi Unsri), Prof Abdullah Idi (UIN), dan Yudha Mahrom (UMP).

Pasangan nomor 1 H. Harnojoyo dan Fitrianty Agustinda mengatakan, visi dan misinya akan melanjutkan Palembang Emas dengan mengedepan budaya gotong royong, menjaga situasi kondusif dan itulah Palembang Darussalam yang diidamkan.

Pasangan nomor 2 H. Sarimuda dan H. Abdul Rozak mengatakan, seharusnya saat ini Palembang sudah menuju Palembang Gemilang Darusalam, namun hal tersebut belum juga terwujud. Maka dari itu,  paslon nomor urut 2 ini berkomitmen untuk memberantas kemiskinan dan pengangguran , menangani banjir, menangani macet dan dua tahun jalan Palembang bagus serta mulus, kemudian pembenahan tata kelola pemerintah.

Pasangan nomor 3 Akbar Alfaro dan Hernoe Roespriaji menyatakan, akan menjalankan program 5 G yaitu kelola tata pemerintah baik, pelayanan publik baik, tata lingkungan baik, sumber pendapatan baik, dan akan menjadi Palembang baik.

Dan pasangan nomor 4 H Mularis Djahri-Syaidina Ali mengatakan, akan mewujudkan Palembang baru  dan akan menyelesaikan maalah banjir, pengangguran kemiskinan dan kemacetan. Kemudian, pengendalian birokrasi pemerintah terbuka dari bawah dan intensif  Rp1 juta per bulan.

Debat ini dipandu oleh Dian Mirza dan  disiarkan oleh  TVRI Palembang, Pal TV, dan lembaga penyiaran RRI.

Ketua KPU Palembang Syarifuddin mengatakan, debat kandidat kali ini merupakan bentuk kampanye dan saat ini pihaknya gandeng televisi nasional dan lokal.

“Dengan debat ini  masyarakat   dapat mengenal visi misi  calon Walikota Palembang sehingga dapat menentukan pilhan pada 27 Juni 2018,”katanya

Dalam pengamanan debat kali ini, pengamanan dilakukan oleh gabungan Polri-TNI yang menurunkan sebanyak 455 personel.Terlihat juga Kapolresta Palembang Kombes Pol Wahyu Bintono HB dan jajarannya yang ikut mengawasi lokasi debat. (win)

 

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.