Jika Pilkada Ditunda 2021, Data Pemilih Saat Ini Tidak Berlaku

JAKARTA, koranindonesia.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah membuka opsi untuk pelaksanaan Pilkada serentak 2020. Termasuk kemungkinan Pilkada serentak 2020 ditunda hingga tahun depan pada September 2021.

Ketua KPU Arief Budiman menatakan, jika pemungutan suara ditunda selama satu tahun, maka semua data pemilih tahun ini sudah tidak dapat diberlakukan lagi.

“Ditunda selama satu tahun, jadi akan dilakukan September 2021. Nah tetapi menunda sampai September 2021, tentu mengubah banyak hal,” kata Arief kepada wartawan, Selasa (31/3/2020).

“Misalnya apa yang sudah kita kerjakan sekarang sinkronisasi data pemilih, itu sudah tidak akan berlaku lagi, karena batasan pemilih itu 17 tahun,” imbuhnya

Selain itu, kata Arief terkait siapa saja yang berhak mengikuti pemilihan kepala daerah di tahun 2020. Tentu akan menjadi pertanyaan besar, apakah peserta yang sama juga akan diikutkan Pilkada di September 2021 ataukah kemudian kepala daerah yang masa jabatannya berakhit itu diperpanjang hingga September 2021.

“Jadi tentu itu menjadi pertanyaan besar. Nah maka akan lebih banyak daerah yang kepala daerahnya diisi dengan pejabat dan durasinya akan lebih lama kalau penunda tahapan Pilkada itu lebih lama,” ungkapnya.

Termasuk ketika Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu), lanjut Arief, itu nanti diterbitkan karena ketentuan menyelenggarakan pemilihan kepala daerah September 2020 diatur di dalam UU.

“Ketika ini dirubah, Pasal itu perubahannya saya tidak tahu apakah nanti pemerintah dan DPR akan merevisi UU atau kalau mau cepat dan singkat untuk dengan Perppu dalam beberapa analisis para ahli hukum mengatakan sudah cukup syarat untuk dikeluarkannya Perppu,” ucapnya.

Maka dari itu, menurut Arief, hal tersebut perlu dikaji dampak-dampaknya. Melihat apakah pasal tentang pemungutan suara saja yang perlu direvisi atau mungkin pasal-pasal laiinnya.

“Jadi ada beberapa konsekuensi yang memang harus kita pikirkan bersama-sama,” pungkasnya.(Mar)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.