Banner sumsel

Jika Ditemukan Dukungan Ganda, Disanksi Pengurangan Dukungan

PALEMBANG,koranindonesia.id-Arah kebijakan KPU terhadap hasil analisa satu orang dukungan ganda  untuk calon anggota DPD RI akan diberikan sanksi pengurangan jumlah dukungan.  Pengurangan jumlah dukungan mencapai 50 kali temuan bukti  data yang digandakan. Sanksi ini terungkap dalam sosialisasi dan bimbingan teknis penggunaan sistem informasi perseorangan peserta pemilu (SIPPP) yang dilaksanakan di Aula KPU Provinsi Sumsel , Senin (2/4).

“Apabila ditemukan dukungan ganda satu orang memberikan dukungan lebih dari satu kali ke satu orang calon DPD, maka akan dikenai sanksi pengurangan jumlah dukungan sebanyak 50 kali temuan bukti data yang digandakan,” kata Komisioner KPU Sumsel Ahmad Naafi.

Dikatakanya  apabila ditemukan dukungan satu pendukung yang  ganda lebih dari satu kali  misalnya 4 kali maka 4 dukungan ganda tersebut akan dikeluarkan 3 dikalikan 50 maka calon DPD tersebut akan mendapatkan sanksi pengurangan 150 dukungan hasil pengalian 3×50 tersebut.

Dijelaskan sesuai UU 7 Tahun 2017 tentang Pemilu syarat minimal dukungan harus sesuai dengan ketentuan pasal 183 yaitu untuk Sumsel dengan jumlah daftar pemilih tetap  5 juta  hingga 10 juta  minimal harus mengumpulkan dukungan 3000 pemilih. Syarat minimal persebaran harus sesuai dengan pasal 183 UU Nomor 7 Tahun 2017 yakni 50 persen jumlah kabupaten/kota dan sampel sejumlah 10 persen dari dukungan di tiap kabupaten/kota yang diserahkan oleh bakal calon. Komisioner bagian hukum KPU Sumsel Alexander Abdullah mengatakan penyerahan dokumen syarat dukungan Calon DPD RI akan diserahkan kepada KPU Sumsel 22 hingga   26 April 2018 mendatang. “Setelah dukungannya dinyatakan memenuhi syarat calon DPD bisa mendaftar ke KPU Sumsel 9 hingga 11 Juli mendatang,”katanya.  Sosialisasi dan Bimtek SIPPP ini dihadiri sekitar 80 orang terdiri dari calon DPD, tim kampanye,operator dan simpatisan DPD se- Sumsel. (win/rel)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.