Muba ramadhan
Banner pemprov Sumsel Vaksin

Jika Ada Gangguan Koneksi Internet, Kemungkinan Habib Rizieq Shihab Bakal Dihadirkan di Ruang Sidang PN Jakarta Timur

 

JAKARTA, koranindonesia.id – Kembali digelar virtual, sidang perdana kasus karantina kesehatan dengan terdakwa Habib Rizieq Shihab, pada Jumat (19/3) pagi. Sempat tertunda di awal karena adanya gangguan interet, sidang virtual beragendakan pembacaan dakwaan itu tetap berjalan.
Menurut Kepala Humas Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Ales Adam Faisal, sidang perdana berlangsung pada pukul 09.00 WIB.
“Kita lanjutkan kembali sidang perdana dengan terdakwa Rizieq Shihab, Jumat jam 09.00 pagi,” ujar Alex kepada wartawan, di Jakarta Timur, Jumat (19/3).

Sidang dengan agenda pembacaan dakwaan berlangsung secara virtual atau online. Tetapi, bila terkendala koneksi jaringan internet seperti pada Selasa (16/3) lalu, ada kemungkinan untuk menghadirkan terdakwa dalam hal ini HRS ke ruang persidangan.

Menurutnya, perkara nomor 221 merupakan berkas untuk Rizieq Shihab dalam kasus kerumunan warga di Petamburan, Jakarta Pusat pada tanggal 13 November 2020 lalu.
Perkara nomor 222 merupakan berkas untuk lima terdakwa dalam kasus kerumunan warga di Petamburan, Jakarta Pusat di waktu yang sama.

Perkara nomor 226 merupakan berkas untuk Rizieq Shihab dalam kasus kerumunan warga di Pondok Pesantren Alam Agrokultural Megamendung, Bogor pada tanggal 13 November 2020.

“Berkas perkara itu nanti akan dipimpin Majelis Hakim sama seperti jadwal hari Selasa. Dipimpin pak Suparman Nyompa, pak M. Djohan Arifin, dan pak Agam Syarief Baharudin,” ucapnya.

Sementara Majelis Hakim yang mengadili perkara nomor 224 dan 225 kasus tes swab di RS UMMI Bogor dengan terdakwa Rizieq Shihab dan Muhammad Hanif Alatas memastikan sidang pada Jumat (19/3) digelar secara virtual.

Susunan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur yang mengadili perkara tes swab Rizieq di RS UMMI Bogor meliputi tiga terdakwa yakni Khadwanto, Mu’arif, Suryaman
Alex menyebut seluruh sidang perdana kasus dugaan tindak pidana karantina kesehatan terkait Rizieq Shihab awalnya dijadwalkan digelar pada Selasa (16/3). Tapi dari enam berkas perkara yang meliputi delapan terdakwa termasuk Rizieq hanya satu perkara yang sidang pembacaan dakwaannya digelar.

Yakni sidang pembacaan dakwaan dr. Andi Tatat dengan nomor perkara 223 dalam kasus tes swab Rizieq di RS UMMI Bogor yang diduga ditutupi dari pihak Gugus Tugas Penanganan Covid-19.

“Jadi sidang untuk Jumat ini ada lima berkas. Perkara nomor 224 dan 225 yang Majelisnya pak Khadwanto sudah menetapkan bahwa persidangan akan dilakukan secara virtual, online,” tuturnya.

Sebelumnya keterangan bahwa Rizieq Shihab bakal hadir secara langsung di ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Timur disampaikan kuasa hukum Rizieq, Alamsyah Hanafiah pada Selasa (16/3).

Keterangan merujuk pada pernyataan Majelis Hakim yang meminta JPU menghadirkan Rizieq secara langsung pada sidang Jumat (19/3) agar sidang tidak terkendala masalah teknis lagi.

Pasalnya meski kini ditahan di Rutan Bareskrim Polri, eks pimpinan Front Pembela Islam (FPI) itu berstatus tahanan Kejaksaan, bukan lagi Polri sebagaimana saat Rizieq bersatus tersangka.

“Sidangnya ditunda. Hari Jumat, tadi hakim memerintahkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk menghadirkan terdakwa hadir di sidang. Itu perintah hakim tadi,” kata Alamsyah, Selasa (16/3) lalu. (Ari)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.