
Jembatan Meureudu Tersambung Lagi, Akses Warga Pulih
koranindonesia.id – Jembatan akses Aceh–Medan di Meureudu kini tersambung kembali. Pemerintah mempercepat setiap tahap pekerjaan untuk memulihkan konektivitas antarwilayah setelah bencana. Tim bekerja di lapangan dengan fokus tinggi agar masyarakat dapat kembali bergerak tanpa hambatan.
“Baca Juga: Kebakaran Klub Goa Tewaskan 23 Orang pada Dini Hari“
Tim lapangan mengerahkan banyak alat berat untuk menguatkan struktur sambungan jembatan. Mereka menata material tanah dengan cermat agar jembatan memiliki daya dukung lebih baik. Mereka juga memasang komponen bangunan yang mendukung kekuatan konstruksi.
Dari video terbaru, petugas memandu proses finalisasi dengan beberapa alat. Petugas PUPR Bina Marga Aceh menyebut beberapa alat seperti loader, vibro, excavator, dan grader. Semua alat membantu pemerataan tanah agar badan jalan memiliki ketebalan yang sesuai.
Petugas menjelaskan bahwa tim menyiapkan badan jalan dengan urugan pilihan. Mereka menghamparkan tanah setebal 20 sentimeter hingga mencapai bagian oprit jembatan. Setelah itu, mereka menambah lapisan akhir setebal 15 sentimeter.
Tim menargetkan penyelesaian penuh pada 10 Desember 2025. Mereka meningkatkan kecepatan kerja agar masyarakat segera melintasi jembatan. Petugas juga berharap masyarakat dapat kembali melewati jembatan pada keesokan hari.
Akses jembatan yang tersambung kembali membuka peluang pemulihan mobilitas masyarakat. Warga Pidie Jaya dapat bergerak lebih cepat setelah beberapa hari terdampak gangguan akses. Tim di lapangan ingin memberi jalur aman bagi setiap kendaraan yang melintas.
Dengan jembatan yang segera berfungsi, aktivitas ekonomi di wilayah ini dapat kembali normal. Para pedagang dapat mengangkut barang lebih lancar. Para pekerja juga dapat mencapai lokasi kerja tanpa hambatan.
Pemerintah mempercepat perbaikan infrastruktur vital di Sumatera. Banjir bandang dan longsor pada akhir November 2025 merusak banyak fasilitas di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Karena itu, pemerintah menurunkan banyak tim untuk memulihkan akses yang terdampak.
Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa pemerintah segera memperbaiki setiap jalan dan jembatan yang rusak. Pemerintah juga menyiapkan anggaran khusus untuk memperkuat infrastruktur dasar. Selain itu, pemerintah ingin meningkatkan fasilitas desa agar lebih tahan terhadap bencana.
Masyarakat berharap jembatan Meureudu berfungsi penuh dalam waktu dekat. Tim lapangan terus berkoordinasi agar setiap tahap berjalan aman. Pemerintah juga memantau proses pengerjaan untuk memastikan kualitas infrastruktur.
Dengan akses yang pulih, masyarakat dapat melanjutkan rutinitas tanpa hambatan. Setiap upaya pemulihan diharapkan membawa dampak nyata bagi kehidupan warga.
“Baca Juga: Kemenhut Setop Aktivitas Kayu di Sumatera Usai Banjir“