Banner sumsel

Jelang Pemilu, Jokowi Titip Pesan Ini ke Masyarakat Sumsel

PALEMBANG,koranindonesia.Id–Presiden Republik Indonesia Joko Widodo saat berkunjung ke Provinsi Sumatera Selatan, menitip pesan kepada masyarakat Sumatera Selatan agar menghindari konflik saat pelaksanaan Pemilu mendatang.

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo sambutannya mengatakan, biasanya di Indonesia terjadi konflik kecil itu dimulai dari urusan politik, seperti, pemilihan Bupati, Walikota, Gubernur, hingga pemilihan Presiden. Banyak Masyarakat di Indonesia sudah lupa bahwa pemilihan tersebut bukan saat ini saja, tetapi setiap lima tahun sekali.

“Saya kadang heran satu kampung, RT, RW itu ada yang tidak saling menyapa gara-gara pemilihan baik itu Bupati, Walikota, Gubernur, hingga pemilihan Presiden. Bahkan ada majelis taqlim itu gara-gara pemilihan presiden tidak saling sapa,” katanya, disela-sela pemberian gelar adat Komering di halaman Griya Agung Palembang, Minggu (25/11/2018).

Oleh sebab itu Jokowi sapaan akrabnya ini mengajak khususnya masyarakat Sumatera Selatan untuk terus berperan aktif menjaga persatuan dan kerukunan Negara Indonesia, jangan sampai ada konflik sekecil apapun itu.

“Biarkan masyarakat menggunakan hati nurani dan pendapat masing-masing, pilih siapa saja silahkan tapi jangan sampai ada gesekan sekecil apapun jangan  sampai ada konflik, karena aset negara Indonesia terbesar yakni persatuan dan kerukunan. Jangan sampai adanya pemilu nantinya malahan merusak semuanya,” ujarnya.

Menurut Jokowi, paling dirugikan kalau ada konflik itu yang pertama anak-anak dan kedua ibu-ibu. Oleh sebab itu mari jaga persatuan dan kerukunan yang telah terjaga, karena munculnya konflik berawal dari banyak yang ingin merusak atau kompor sehingga dipanas-panasi, masyarkat jadi panas semuanya.

“Katanya sebangsa senegara dan setanah air jangan lupakan, saya titip jangan lupakan itu,” pungkasnya. (akr)

 

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.