Banner sumsel

Jelang Laga Hadapi Perseru, Alfredo Ungkap Kelemahan Sriwijaya FC

PALEMBANG, koranindonesia.id – Pelatih Sriwijaya FC (SFC) Angel Alfredo Vera mengakui, saat ini selain absennya beberapa pemain menjelang laga menghadapi Perseru Serui di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang (29/10/2017) mendatang, SFC masih harus mengatasi masalah transisi.

“Mungkin transisi, ya tapi lebih fokus transisi. Karena kita tidak ada transisi dari belakang ke depan, sehingga kedepan kita fokuskan agar hal ini tidak terus berlarut-larut,” katanya, Jumat (26/10/2018).

Ia menjelaskan, kecepatan pemain untuk berubah dari mode menyerang ke mode siaga, dianggapnya masih ada jeda yang cukup panjang, sehingga hal tersebut harus segera diatasi.

“Memang hal itu cukup berguna untuk melakukan counter attack atau serangan balik jika tim tengah diserang di pertandingan. Tetapi saat ini, saya melihat masih ada jeda waktu dari meyerang ke bertahan, maupun sebaliknya, kalau transisi  yang baik maka akan  ampuh, untuk memanfaatkan kelemahan lawan saat mereka tengah fokus menyerang,” paparnya pula.

(FOTO/AKR)

Selain itu, Alfredo juga mengaku, saat ini masih berusaha untuk beradaptasi dengan Beto dkk. Sebab, mereka harus saling mengerti satu sama lain untuk menyusun kekuatan.

“Semua butuh waktu karena pemain juga belum tau apa yang harus dilakukan. Tapi saya, seperti yang saya bilang sebelumnya, akan berusaha untuk terus adaptasi,” bebernya.

Namun baru saja berniat menyusun kekuatan dengan tim, Pelatih asal Argentina itu sudah dihadapkan pada masalah baru. Empat penggawanya dipastikan absen saat menjamu Perseru Serui pada Senin (29/10/2018) nanti, akibat akumulasi kartu.

Keempat pemain tersebut adalah Esteban Vizcara, Marcko Sandy Meraudje, Zalnando dan Manuchekhr Dzhalilov. Alfredo pun memutuskan akan memanfaatkan pemain yang tersisa, untuk menutupi lubang yang ditinggalkan keempat pemain pilar tersebut.

“Saya lihat di latihan sehari-hari nanti,” pungkasnya.

(akr)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.