Jazilul Fawaid Berharap Wartawan Jadi Penyambung Lidah Pimpinan MPR.

 

BALI, koranindonesia.id – Inilah kegiatan Press Gathering kedua atau terakhir untuk 2019 yang diselenggarakan oleh MPR bekerjasama dengan Koordinatoriat Wartawan Parlemen. Sekaligus juga Press Gathering pertama yang melibatkan pimpinan MPR dan pimpinan fraksi serta kelompok DPD untuk periode masa bakti 2019-2024.

Sekitar 90 wartawan yang setiap hari bertugas di lingkungan Parlemen Jakarta mengambil bagian dalam kegiatan yang diselenggarakan 15-17 November 2019 di Bali.

Masalah hubungan harmonis antara wartawan Parlemen dan Pimpinan MPR juga ditekankan oleh Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid. “Saya meyakini bahwa wartawan memiliki posisi strategis dalam rangka menyebarluaskan berita-berita positif menyangkut kerja-kerja MPR sekaligus bagian dari pilar demokrasi. Jadi, “Saya berharap teman-teman menjadi penyambung lidah pimpinan MPR dengan rakyat,” ujar politisi PKB ini.

Apalagi, lanjut Jazilul Fawaid, tantangan yang dihadapi MPR ke depan semakin berat, terutama berkaitan dengan wacana amandemen UUD NRI Tahun 1945. “Amandemen membutuhkan kehendak dari semua pihak, bukan hanya kehendak pimpinan MPR yang ada di fraksi-fraksi,” ungkap Jazilul Fawaid.

Maka sesuai tema Press Gathering “MPR Ruman Kebangsaan,” Jazilul Fawaid berharap, MPR menjadi rumah yang nyaman bagi fraksi dan kelompok DPD dalam menjalankan dan menyalurkan seluruh masalah kebangsaan dalam bingkai Empat Pilar. Jazilul berharap, media ikut mengembangkan jurnalistik kebangsaan. Salah satunya tidak menyebar berita-berita hoax.

Usai acara pembukaan, acara dilanjutkan diskusi dengan menghadirkan Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid dan seluruh pimpinan fraksi dan kelompok DPD yang hadir.(Mar)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.