Banner sumsel

Jatuh Hati, Mahasiswa PTS Cabuli Bocah SD

PALEMBANG, koranindonesia. Id – Berdalih suka dengan korbannya, mahasiswa perguruan tinggi swasta (PTS) di Palembang HM (23) nekat mencabuli bocah perempuan berinisial S (7) yang masih duduk di bangku sekolah dasar.

Perbuatan itu, mengantarkan HM menginap di sel tahanan. Dia ditangkap warga sekitar tempat tinggal korban di kawasan Kecamatan Sako Palembang, yang memergoki perbuatan mesumnya, Jum’at (20/4/2018) petang.

Kepada petugas kepolisian, HM mengatakan, kejadiannya berawal ketika dia baru pulang kuliah dan melihat korban bermain di depan rumahnya. Lantas, tersangka mengajak korban untuk jalan dan berfoto-foto.

“Saya suka dengan adik itu (korban) Pak. Karena, orangnya cantik makanya suka. Memang senang dengan anak-anak,” ujarnya saat gelar perkara dan barang bukti di Mapolsek Sako Palembang, Sabtu (21/4/2018) siang.

Ketika berada di tempat yang sepi, dia melakukan perbuatan mesumnya dengan cara memasukan jari tangan ke dalam kemaluan korban. Seketika itu, S menjerit dan didengar oleh kakak perempuan korban.

“Sudah dua kali Pak. Pertama hanya memegang payudara saja, jadi tidak ketahuan dan tidak dilaporkan ke polisi. Saya benar-benar menyesal dan khilaf Pak,” kata pemuda yang tinggal di Kelurahan Sako, Kecamatan Sako Palembang.

Sementara itu, Kapolsek Sako Palembang Kompol Ahmad Firdaus mengatakan, setelah mendengar jeritan korban, kakak perempuannya melakukan pencarian. “Kemudian, tersangka diamankan warga dan diserahkan ke kita,” katanya.

Ia mengatakan, tersangka melakukan tindak asusila, karena sering menonton film porno. “Ingin menyalurkan hasratnya tapi tidak mampu. Jadi, ketika melihat anak, khusus perempuan dia ingin melakukannya,” kata Firdaus.

Pihaknya sudah melakukan pemeriksaan awal terhadap kejiwaan tersangka. Saat diperiksa, HM tidak mengalami gangguan jiwa bahkan dia merupakan mahasiswa di salah satu perguruan tinggi swasta.

“Aksi tersangka ini sudah yang dua kali. Namun yang pertama belum melapor, hanya yang kedua saja. Atas ulahnya dikenakan UU Perlindungan Anak ,” pungkasnya. (Yyn).

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.