Jangan Sampai Tertipu, Begini Cara Membedakan Razia Resmi dan Palsu

PALEMBANG, Koranindonesia.id —  Masyarakat umum untuk lebih berhati-hati terkait dengan ditemukannya polisi gadungan yang berhasil merampas beberapa sepeda motor serta STNK. Saat sedang dilakukan razia, jangan sampai Anda tertipu oleh oknum yang mengaku polisi yang memanfaatkan kesempatan untuk memeras atau pun merampas kendaraan Anda.

Akibat kejadian itu, banyak yang meragukan dan bertanya-tanya bagaimana caranya membedakan bahwa razia yang sedang dilakukan oleh petugas palsu atau tidak? Seperti di kutip dari laman moladin.com sebagai berikut ini antara lain:

1. Razia Resmi Biasanya Dilakukan Berkelompok

Razia resmi yang digelar satuan polisi lalu lintas biasanya dilakukan secara berkelompok. Kalau pun petugas kepolisian tersebut melakukan tilang seorang diri, pastikan ada identitas yang jelas pada seragamnya. Perhatikan bagian papan nama, bet (badge), dan atribut lainnya secara seksama. Disarankan untuk segera melapor jika terdapat seorang anggota polisi yang mencurigakan melakukan penindakan tilang sendirian untuk memastikan kebenaran tersebut.

2. Seorang Polisi Memiliki Identitas Jelas Dan Otentik

Identitas seorang petugas kepolisian dapat berupa bet nama maupun Kartu Tanda Anggota (KTA) Polisi. Jadi, kalian harus perhatikan bet pangkat di bagian bahu pada seragamnya dan tanyakan pangkat petugas tersebut. Jika pangkat yang disebutkan ternyata berbeda dengan bet pangkat ataupun masih ragu silakan menelpon ke kantor polisi.

3.Polisi Gadungan Tidak Punya Surat Tilang

Ciri-ciri razia resmi dan palsu selanjutnya adalah ketika anggota kepolisian melakukan razia atau penindakan, petugas selalu membawa bukti pelanggaran lalu lintas atau biasa disebut surat tilang. Blangko ini merupakan surat yang dijadikan pengantar bagi pelanggar untuk menghadiri sidang. Polisi gadungan sudah pasti tidak memiliki surat tilang resmi. Biasanya, polisi gadungan atau razia palsu ini akan menawarkan “bantuan” yang berupa sejumlah uang sebelum mengisi blangko tilang. Perlu kalian catat, tidak semua anggota polisi yang hendak melakukan penindakan membawa Surat Tugas Penindakan ya, guys. Namun, polisi asli pasti membawa surat/blangko tilang.

4. Polisi Memasang Plang Tanda Razia

Saat razia digelar, jajarannya memasang sebuah plang pemberitahuan untuk menunjukkan bahwa pada saat itu tengah dilakukan razia. Dan, pasti saat kegiatan tersebut ada pimpinan yang bertugas di TKP. Jadi, berbeda dengan penindakan ya, sebab penindakan itu dilakukan jika seorang pengendara “tertangkap” melakukan pelanggaran. Misal menerobos lampu merah.

Perhatian kepada masyarakat harus lebih berhati-hati dan segera melapor saat bertemu oknum polisi dengan ciri-ciri yang mencurigakan. Semoga bermanfaat (nnn)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.