Banner sumsel

Jamu PSMS di Kandang, SFC Tak Punya Pilihan Lain Selain Menang

PALEMBANG, koranindonesia.id – Sriwijaya FC (SFC) akan menjamu PSMS Medan pada pekan ke-25  laga lanjutan Liga 1 2018 di Stadion Jakabaring Palembang, Kamis (18/10/2018) pukul 18.30 WIB, mendatang.

Dalam pertandingan bertajuk Derby Sumatra tersebut, ada beberapa catatan yang harus diwaspadai Laskar Wong Kito, julukan SFC, demi mengamankan tiga poin, demi menjauh dari zona degeladasi.

Pelatih SFC Subangkit, tentu tak ingin kehilangan poin dihadapan pendukungnya sendiri. Oleh sebab itu, Cak Su sapaan akrabnya menilai, PSMS menyimpan kekuatan dahsyat pada kedua pemain sayapnya.

Mereka cepat melakukan tusukan untuk mengirim ancaman ke pertahanan lawan, dengan ditambah lagi satu peyerang asing mereka, yang setiap saat bisa menjebol jala gawang yang kemungkinan besar akan menurunkan Teja Paku Alam.

“Di posisi sayap, PSMS punya Shohei Matsunaga, Rahmad Hidayat, Frets Butuan, juga Anthoni Putro Nugroho. Sedangkan di posisi peyerang adalah Felipe Dos Santos Martins, apalagi pemain tersebut dalam pertandingan terakhir PSMS melawan Barito Putera juga membuat gol,” katanya, usai prescon jelang pertandingan, di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Rabu (17/10/2018).

Subangkit mengakui, secara mental tanding, PSMS juga sedang dalam kondisi bagus. Mereka mampu menjaga konsistensi mengumpulkan poin di tiga pertandingan terakhir.

“Saya berharap, pemain harus memaknai pertandingan melawan PSMS ini sangat penting. Mereka rival kita di papan bawah. Kalau mau menjauh dari zona degradasi, tidak ada pilihan lain selain menang,” ujarnya.

Menurut Subangkit, dirinya sangat butuh motivasi pemain untuk memenangkan pertandingan melawan PSMS. “Karena selain untuk menjaga kans bertahan di Liga 1 juga ini partai home,” sebutnya.

Meski begitu, Cak Su mengaku, tetap fokus pada teknis pertandingan besok. Dia mengantisipasi serangan balik PSMS. Jangan sampai kecolongan dari counter attack atau serangan balik PSMS Medan cukup baik.

“Pemain mereka (PSMS) semua bagus ya dan mereka diisi oleh pemain pemain muda. Menurut saya mereka rata-rata bagus, dengan lini depan mereka yang paling kita waspadai seperti Antoni Putro Nugroho dan Frets Tubuan, mereka pemain yang sangat luar biasa,” bebernya.

SFC saat ini masih berkutat di papan bawah, tepatnya peringkat 12 klasemen sementara dengan koleksi 30 angka. Sementara PSMS berstatus juru kunci dengan 24 angka.

(akr)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.