Banner sumsel

Jamu Makan Malam, Menpora Ajak Timnas U-16 dan Atlet Asian Para Games 2018 Bangun Kebersamaan

JAKARTA,koranindonesia.Id-Pemain Timnas Indonesia U-16 dan atlet Asian Para Games 2018 mendapat jamuan makan malam dari Menpora Imam Nahrawi. Acara makan malam yang berlangsung di Kediaman Rumah Dinas Menteri, Jl. Widya Chandra, Jakarta, Rabu  (3/102018) malam itu cukup meriah dengan terbalut suasana kebersamaan.

“Malam ini kita bersyukur bisa berkumpul bersama pahlawan olahraga. Di sini ada Timnas U 16 dan atlet Asian Para Games 2018. Saya sengaja malam ini memasak makanan rumahan, ada sambel, terong, ikan asin dan nasi jagung. Ini makanan kesukaan saya. Sengaja saya buat menu ini agar terbangun suasana yang lebih rileks, ” ucapnya.

“Suasana malam ini ada kegembiraan, ada motivasi dan tentu ada suasana saling mendoakan. Kemarin atlet Asian Para Gemas mendoakan Timnas U-16 yang sudah tampil dengan bagus dan membanggakan. Tentunya ini  sejarah bagi masa depan sepakbola Indonesia. Dan sekarang merekalah yang akan mendoakan atlet yang akan berjuang di Asian Para Games 2018. Artinya kita sebagai anak bangsa betul-betul bersatu dan kompak untuk saling mendukung,” tambahnya.

Masih katanya, saat Asian Games yang lalu masyarakat mendoakan bahkan ada yang datang ke tempat-tempat pertandingan, karena itulah Asian Games sukses. Nanti di  Asian Para Games juga begitu. Saya mendapat laporan dari INAPGOC sampai hari ini tiket Opening Ceremony Asian Para Games sudah habis. Artinya masyarakat Indonesia betul-betul bergembira menyambut kehadiran sekaligus perjuangan saudaraku di Asian Para Games.

“Ada Filosofi yang saya terapkan, meskipun jadi juara maka siap-siap lagi untuk turun dari podium untuk menyiapkan latihan lagi untuk meraih juara kembali. Meskipun belum jadi juara maka siap-siap dengan latihan try out dan training camp untuk siap-siap merebut podium itu. Inilah filosofi olahraga yang selalu ada dalam hati saya, makanya saya gembira sekali masyarakat Indonesia sekarang sudah betul-betul berubah, menang di dukung, belum berhasil juga di dukung,” ucapnya.

“Karenanya, kita berjuang  habis-habisan, jangan khawatir 263 juta penduduk Indonesia akan mengawal dengan doa dan semangat untuk kita semua. Yang penting jaga samangat, jaga niat apapun yang terjadi harus kita hadapi dan ini kesempatan kita, karena Asian Para Games belum tentu 20 atau 30 tahun yang akan datang kembali ke Indonesia. Ini kesempatan kita tanding di kandang sendiri, tanding disaksikan oleh orang-orang tersayang  dan seluruh rakyat Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, Pelatih Timnas U-16 Fachri Husaini  mengucapkan terima kasih kepada Menpora yang sudah memberikan kesempatan pada mereka untuk hadir di sini.

“Saya berterima kasih pada Menpora yang sudah memberikan  kesempatan pada kami di untuk hadir di sini. Sebagai  informasi saja bahwa kami baru saja menyelesaikan pertandingan AFC Cup di Kuala Lumpur dan hasilnya kami kalah di babak 8 besar. Pertandingan 8 besar adalah final bagi kami karena cita-cita kami semua ingin berlaga di Piala Dunia,” ucapnya.  (lan/ril)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.