Banner Pemprov 17 Agustus

Jaksa Tuntut Lima Komisioner KPU 6 Bulan Penjara

 

PALEMBANG, Koranindonesia.id – Setelah menunggu sejak pagi, akhirnya tuntutan terhadap lima komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Palembang dibacakan dalam persidangan di Pengadilan Negeri Palembang, Kamis (11/7/2019) sore.

 

Oleh Jaksa penuntut umum (JPU) terdakwa dituntut pidana 6 bulan penjara dengan masa percobaan 1 tahun dan terdakwa juga denda masing-masing sebesar Rp10 juta subsider 1 bulan penjara.

 

Menurut jaksa perbuatan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersama-sama melakukan perbuatan yang menyebabkan hak pilih orang lain hilang sebagaimana diatur dalam Pasal 510 Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang pemilu Jo Pasal 55 KUHP.

 

Setelah jaksa membacakan tuntutan, Ketua Majelis Hakim Erma Suharti menegaskan bahwa para terdakwa tidak perlu menjalankan hukuman pidana penjara apabila dalam waktu percobaan selama 1 tahun tidak melakukan tindak pidana dengan ancaman penjara lainnya.

 

“Sidang akan dilanjutkan dengan agenda pembelaan dari penasehat hukum dan vonis pada Jumat (12/7),” ujar Erma.

 

Usai persidangan JPU Ursula Dewi mengatakan, ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan dalam tuntutan tersebut, yakni hal yang memberatkan ditemukannya ketidakcermatan dalam penyelenggaraan pemilu 17 April 2019 lalu.

 

“Para terdakwa terbukti tidak secara cermat saat melakukan verifikasi yang menentukan dilaksanakannya pemungutan suara lanjutan atau tidak yang menyebabkan hilangkan hak pilih warga negara. Fakta persidangan dari saksi perbuatan, mereka (komisioner KPU Palembang) terbukti sebagaimana yang didakwakan,” ujar dia.

 

Kemudian yang menjadi hal meringankannya, Ursula melanjutkan, antara lain para terdakwa ini telah berperan dalam pelaksanaan pemilu 2019 di Palembang. (sup)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.