Banner sumsel

Jajakan Hewan Langka Dilindungi Via Medsos, Warga Prabumulih Pasrah Didatangi Polisi

 

PALEMBANG, Koranindonesia.id – Junius Mustopa (20) Jalan Sepatu, Kelurahan Karang Raja, Kecamatan Prabumulih Timur Kota Prabumulih harus menghentikan bisnisnya dalam jual beli hewan peliharaan setelah disergap anggota Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Sumsel, Kamis (12/9).

Pelaku dan barang bukti dua ekor Binturong (musang) Sumatera, satu ekor anakan Owa (monyet) Sumatera dan satu ekor anakan Siamang diamankan setelah aparat kepolisian melakukan penyelidikan dan memancing tersangka untuk melakukan transaksi.

Untuk mencari pembeli, pelaku dengan sengaja memposting hewan langka dilindungi yang merupakan barang dagangannya tersebut melalui grup jual beli hewan peliharaan Kota Palembang di media sosial Facebook.

Kabag Wassidik Ditreskrimsus Polda Sumsel AKBP Suwaji mengatakan tersangka ditangkap setelah anggota mememancing nya untuk melakukan transaksi jual beli di rumahnya. “Dari pengakuan tersangka hewan dilindungi itu didapat dengan cara memeli dari akun Facebook atas nama Ratu Fauna,” ujarnya, Jumat (13/9/2019).

Suwaji menjelaskan, saat ini tersangka masih dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan atas perbuatannya tersangka akan dijerat Pasal 40 Jo Pasal 21 ayat 2 huruf a Undang-undang No 5 tahun 1990 tentang konservasi sumber daya alam dengan ancaman hukuman lima tahun penjara dan denda maksimal Rp100.000.000.

“Untuk selajutnya, barang bukti hewan langka masuk kategori dilindungi tersebut akan diserahkan ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSD) Sumsel untuk dilepas ke habitat aslinta,” tandasnya. (sup)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.