Banner sumsel

Jadi Pemuja Sabu, ASN Distan Lubuklinggau Diciduk BNN

LUBUKLINGGAU, koranindonesia.id – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Lubuklinggau berhasil meringkus oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Dinas Pertanian (Distan) Pemkot Lubuklinggau, karena diduga menjadi pengguna narkotika jenis sabu.

Tersangka berinisial AV (42) warga Jalan Duku, RT 3, Kelurahan Watervang, Kecamatan Lubuklinggau Timur I, Kota Lubuklinggau, yang menjabat sebagai salah satu Kepala Bagian (Kabag) pada Distan Pemkot Lubuklinggau itu, diringkus BNN Kota Lubuklinggau saat usai melakukan transaksai sabu dengan seorang pengedar di kawasan Jalan Padat Karya, Kelurahan Batu Urip, Kecamatan Lubuklinggau Utara II, pada Kamis (11/10) lalu, sekitar pukul 18.00 WIB.

Kepala BNN Kota Lubuklinggau AKBP Edy Nugroho didampingi Kasi Pemberantas AKP Sukirman dan Kasubag Umum Afandi mengatakan, pihaknya mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa ada transaksi narkotika di Jalan Padat, Kelurahan Batu Urip, Kecamatan Lubuklinggau Utara II.

Kemudian, pihaknya langsung menindaklanjuti infornasi tersebut dengan menurunkan tim untuk mendatangi kawasan tersebut. Selanjurnya, saat tim tengah melakukan pengintaian di lokasi itu, tersangka AV melintas menggunakan sepeda motor jenis Honda Scoopy, yang kuat diduga usai melakukan transaksi narkotika. Saat dilakukan penggeledahan terhadap tersangka Av, pihak BNN menemukan narkotika jenis sabu, yang disimpan tersanga dibalik topi warna abu-abu yang dikenakannya saat itu.

“Kita melakukan pengeledahan pada tubuh tersangka AV, dan ditemukan narkotika jenis sabu yang diselipkan di dalam topi berwarna abu-abu. Saat ini tersangka kami tetapkan sebagai pemakai,” papar AKBP Edy Nugroho, kepada wartawan saat menggelar press release, Senin, (15/10/2018).

Lebih lanjut dijelaskannya, meskipun telah ditetapkan BNN Kota Lubuklinggau sebagai pemakai, namun pihaknya tetap akan memproses tersangka secara hukum, karena merupakan hasil tangkapan Tim Pemberantasan BNN, bukan dari hasil penyerahan diri, maka dari itu pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk berani melapor terkait penyalahgunaan narkotika, ke BNN Kota Lubuklinggau.

Ia juga menghmabu kepada seluruh ASN dan masyarakat yang masih mengkonsumsi narkotika, untuk segera melaporkan diri, agar dapat dilakukan rehabilitasi sesuai dengan Undang-Undang yang berlaku.

Lebih jauh ia menjelaskan, bahwa pemerintah daerah Kota Lubuklinggau akan menindak tegas bagi ASN yang terlibat penyalahgunaan narkotika.

“Barang bukti yang berhasil disita dari tersangka AV berupa satu plastik klip warna putih yang berisi narkotika seberat 0.22 gram, sebuah topi warna abu-abu, sepeda motor Honda Scoopy warna hitam merah dengan nopol BG 3633 XV dan satu unit ponsel,” tandasnya.

Sementara itu, tersangka AV saat diwawancarai wartawan mengakui, dirinya menjadi pengguna narkotika jenis sabu itu sejak tiga bulan belakangan.  “Baru tiga bulan saya mengkonsumsi narkoba ini,” akunya.

Sementara itu, Wali Kota Lubuklinggau SN Prana Putra Sohe mengatakan, untuk oknum ASN tersebut akan langsung diberhentikan dari jabatannya sebagai Kabid pada Distan Kota Lubuklinggau, setelah ada keputusan resmi dari BNN

“Selanjutnya, jika sudah ada keputuhan yang inkrah dari pengadilan, baru akan ditindaklanjuti dengan ketentuan yang ada,” kata Prana Putra Sohe.

Ia juga menghimbau kepada seluruh ASN di lingkungan Pemkot Lubuklinggau untuk berhenti menggunakan narkotika, jika tidak ingin kejadian serupa menimpa.

(san)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.