Banner sumsel

Jabat Ketua Dewan Penasehat TKD Sumsel, Alex Noerdin : Fokus Pada Timsus Jokowi-Ma’ruf

PALEMBANG, koranindonesia.id – Jabatan Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel) Koalisi Indonesia Kerja (KIK) Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin (Jokowi-Ma’ruf) mengalami perubahan.

Posisi sebelumnya yang dijabat oleh mantan Gubernur Sumsel dua periode Alex Noerdin, kini digantikan Ketua DPW Partai NasDem Provinsi Sumsel Syahrial Oesman Sementara, Alex Noerdin mengemban jabatan baru selaku Ketua Dewan Penasehat TKD Sumsel yang nantinya juga lebih fokus pada Tim Khusus (Timsus) Jokowi-Ma’ruf.

Perubahan ini mulai berlaku sejak, Rabu (14/11) kemarin, berdasarkan SK Nomor : 021-A/KPTS/TKN-JKWMA/XI/2018 tentang penetapan pengesahan penyempurnaan TKD KIK Sumsel yang ditandatangani Ketua TKN Erick Thohir dan Sekretaris Hasto Kristiyanto tertanggal 13 November 2018.

Sementara untuk jabatan lainnya, Gubernur Sumsel Herman Deru sebagai Ketua Dewan Pengarah, kemudian Sekretaris masih dijabat M Giri Ramanda N Kiemas yang juga Ketua DPD PDIP Sumsl termasuk juga Bendahara TKD Sumsel dijabat Alvin Kennedy yang juga Ketua DPW PSI Sumsel.

Dikatakan Alex Noerdin, yang juga menjabat Ketua DPD Partai Golkar Sumsel ini, jabatan sebagai Ketua Dewan Penasehat ini merupakan langkah dan strategi Tim Kampanye Nasional (TKN) untuk lebih mengoptimalkan program kerja dalam rangka pemenangan Jokowi-Ma’ruf pada Pilpres 2019 mendatang di Sumsel.

“Dengan perubahan jabatan tersebut, tentunya saya bisa lebih fokus pada Tim Khusus Jokowi-Ma’ruf, dimana nantinya akan berhubungan langsung dengan Capres Jokowi,” jelas Alex saat dihubungi, Kamis (15/11/2018).

Lebih lanjut dikatakan mantan Gubernur Sumsel periode 2008-2018 ini, sebagai Ketua Dewan Penasehat, dirinya juga akan lebih optimal dan bersinergi dengan seluruh kalangan maupun jaringan yang sudah terjalin selama ini.

“Sama halnya dengan kepengurusan daerah lainnya contohnya TKD Jatim, dimana Dewan Penasehat juga dijabat oleh para tokoh penting seperti Dahlan Iskan, Khofifah Indar Parawansa hingga mantan Gubernur Jatim Imam Utomo. Begitupun di Jawa Barat yang juga dijabat oleh Gubernur Ridwan Kamil, semuanya memiliki tugas khusus yang nantinya akan melaporkan langsung kepada Capres Jokowi,” pungkas Caleg DPR RI nomor urut 2 Partai Golkar untuk dapil Sumsel 2 ini.

(FOTO/DED)

Sementara itu di tempat terpisah, Ketua DPD Partai NasDem Provinsi Sumsel Syahrial Oesman, yang kini menjabat Ketua TKD Jokowi-Ma’ruf Sumsel menyatakan, alasan pergantian jabatan di tubuh TKD Jokowi-Ma’ruf di Sumsel ini semata hanyalah, tukar fungsi antara Dewan Penasehat dengan Ketua Tim saja.

“Sebenarnya kedua fungsi kedua jabatan ini cukup dekat. Ketua Tim menerima masukan dari Dewan Penasehat,” paparnya, saat menggelar konferensi pers di DPD PDI Perjuangan (PDIP) Provinsi Sumsel, hari ini, Kamis (15/11/2018).

Ditambahkan, mantan Gubernur Sumsel ini, selaku Ketua TKD Jokowi-Ma’ruf di Sumsel tentunya ia memiliki strategi pemenangan bagi pasangan capres-cawapres nomor urut 01 ini di Sumsel, dengan memanfaatkan strategi koordinasi

“Kita akan manfaatkan semua potensi yang ada, tentunya dengan melakukan koordinasi hingga ke tingkatan paling rendah. Kami optimistis mampu meraup 60% suara bagi kemenangan pasangan Jokowi-Ma’ruf di Sumsel. Apa yang ditargetkan Alex Noerdin saat menjabat Ketua TKD, itu pula yang menjadi target saya,” pungkas Syahrial Oesman.

(arf/ded)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.