Banner sumsel

IPW Minta Polisi Tangkap Tokoh Partai Pendana Aksi 22 Mei 2019

JAKARTA,koranindonesia.id-Indonesia Police Watch (IPW) meminta kepolisian bergerak cepat untuk mengusut informasi yang didapatkan IPW dengan adanya salah seorang tokoh partai menjadi pendana aksi 22 Mei.

Ketua Presidium IPW Neta S Pane mengatakan Polri harus segera memeriksa pengusaha yang juga tokoh partai keagamaan, HM, yang diduga menjadi salah satu penyandang dana kerusuhan 22 Mei di Jakarta. Dikatakannya dari informasi yang diperoleh IPW sedikitnya ada tiga orang yang diduga menjadi penyandang dana kerusuhan 22 Mei.

“Dari ketiga orang ini, polisi sepertinya sudah mendapatkan dua alat bukti tentang keterlibatan pengusaha dan tokoh partai yang diyakininya berinisial HM itu,” ungkapnya dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Jumat (31/05/2019).Untuk itu, Polri perlu bekerja cepat memeriksa HM agar para penyandang dana lainnya dalam kerusuhan 22 Mei bisa terungkap terang benderang dan segera diamankan. Dari penelusuran IPW, aliran dana kerusuhan 22 Mei sebenarnya sudah terang benderang.

“HM memberikan dana sebesar Rp 150 juta kepada seseorang berinisial K. Dana ini lalu diberikan K kepada HK. Setelah mendapat dana Rp 150 juta, HK mendapat perintah untuk membunuh sejumlah pejabat pemerintah di saat kerusuhan 22 Mei meledak di Jakarta,” terangnya.

Selain itu, TJ juga mendapat dana Rp 55 juta yang dananya dari HM, dengan tugas membunuh sejumlah pejabat dan tokoh pelaksana quick count. Keduanya adalah disersi TNI yang sudah beberapa kali terlibat kejahatan di ibukota Jakarta.

Dari data yang diperoleh Neta, hingga saat ini baru HM yang diketahui sebagai penyandang dana untuk pembunuhan pejabat dalam kerusuhan 22 Mei. Dan jajaran kepolisian sudah memiliki dua alat bukti mengenai keterlibatan HM.

“Sementara dua lainnya yang diduga sebagai penyandang dana untuk melakukan kerusuhan 21 dan 22 Mei di sepanjang Jl Wahid Hasyim dan di Slipi, Jakarta Barat, masih didalami jajaran kepolisian,” tandasnya. (erw)

 

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.