Banner sumsel

Internet Dunia Disebut Akan Alami Gangguan Selama 2 Hari, Ini Jawaban Kominfo

JAKARTA, koranindonesia.id –  Dalam 48 jam ke depan, internet dunia dikabarkan akan mengalami gangguan lantaran adanya pemeliharaan infrastruktur jaringan.

Menanggapi kabar ini, Kementerian Komunikasi dan Informatika ( Kominfo) mengimbau, agar masyarakat Indonesia tidak khawatir berlebihan.

Organisasi nirlaba Internet Corporation of Assigned Names and Nubers (ICANN) sebelumnya mengungkapkan, gangguan ini akan muncul karena adanya pemeliharaan dalam domain server serta sisi infrastruktur jaringan.

Pemeliharaan yang dilakukan adalah pergantian key signing key (KSK) pada root server-nya. Hanya sekitar 1% pengguna internet di seluruh dunia saja yang akan terkena dampak ini. Terutama mereka yang terhubung dengan ISP yang belum mengupdate sistemnya.

Ilustrasi (FOTO/IST)

Namun demikian, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) melalui siaran pers No. 277/HM/KOMINFO/10/2018, pada Jumat (12/10) kemarin menyebutkan, menurut Ketua Umum PANDI (Pengelola Nama Domain Indonesia) Andi Budimansyah, pergantian root server ICANN ini telah diantisipasi oleh pengelola nama domain di seluruh dunia sejak dua tahun lalu.

“Artinya para ISP yang telah menggunakan DNS Resolver terbaru/terkini, tidak akan terdampak oleh pergantian KSK root server ICANN,” ungkap Plt Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo Ferdinandus Setu, dalam siara pers yang dilansir kominfo.go.id, tersebut.

Untuk itu, Kemkominfo juga mengimbau kepada para ISP Indonesia yang belum menggunakan DNS Resolver terkini/terbaru agar tetap waspada, agar pergantian root server ICANN tidak berpotensi merugikan para pelanggan ISP.

“Kemkominfo mengimbau ISP atau provider yang menjalankan DNS resolver harus memastikan bahwa keys root di server DNS Resolver update. ISP juga diimbau agar menggunakan versi terbaru dari software DNS-nya untuk menjamin update key-nya berjalan dengan baik,” imbuh Ferdinandus.

Sekali lagi, Kemkominfo mengimbau pengguna internet Indonesia tidak perlu khawatir dan tidak perlu melakukan apa-apa untuk koneksi internetnya. Jika terjadi anomali harap hubungi ISP/provider yang mengelola DNS resolvernya untuk memastikan DNS resolver-nya berjalan dengan baik.

(ded/rel)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.