Banner pemprov Sumsel

Inisiasi Gubernur, Rusun 24 Ilir Mulai Kinclong

PALEMBANG, koranindonesia.id – Menindaklanjuti inisasi Gubernur Sumsel Herman Deru, Rabu (10/4), kemarin, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel) Nasrun Umar memantau langsung proses pengecatan fasad bangunan rumah susun (Rusun) 24 Ilir di Jalan Brigjen HM.Dhani Efendi (Radial).

Dikatakan Nasrun Umar, keberadaan rusun di tengah kota dengan kondisi cat yang sudah tidak layak menjadi perhatian tersendiri bagi Gubernur Sumsel Herman Deru. Karena itu atas inisiasinya pula pengecatan rusun ini dilakukan agar bangunan rusun lebih terlihat rapi dan indah.

“Saya ditugaskan Gubernur untuk menyelesaikan pengecatan fasad Rusun dan ini atas inisasi beliau, untuk membuat kota ini jadi lebih indah. Memang kalau tidak dicat Rusun ini kumuh sekali contohnya di seberang sana. Mungkin ide beliau ini karena ia melihat di beberapa tempat yang dikunjunginya,” jelas Nasrun.

Meski bertahap, Nasrun meyakini pengecatan ini akan menghasilkan pemandangan yang menarik di sekitar lokasi. Buktinya baru satu fasad di Blok 54 yang dicat, Rusun mulai kelihatan kinclong dan rapi.

Dikatakan Sekda, pengecatan ini dilaksanakan oleh PU. Perkim yang juga berkoordinasi dengan Balai Perkim. Dalam proses pengecatan diakuinya tim pekerja cukup menemui kesulitan dalam pemasangan stigger sehingga pengecatan agak lambat.

“Memang ini jadi dinamika sendiri tapi ini harus dilaksanakan sebaik-baiknya oleh teman-teman dari PU Perkim. Harapan kita kedepan dengan adanya ide seperti ini akan menular ke kondisi-kondisi gedung yang lain. Kalau kita lihat memang bangunan ini perlu sentuhan dan inisiasi kepala daerah,” tambahnya.

(FOTO/HUMAS PEMPROV)

Sementara itu Kepala Dinas PU Perkim Sumsel Basyaruddin Akhmad mengatakan, untuk pengecatan ini pihaknya menggunakan anggaran dari bantuan CSR perusahaan. Karena itu pengecatan dilakukan bertahap.

“Anggaran kami coba melalui CSR tapi tahu sendiri CSR itukan berproses, tidak semudah membalikkan telapak tangan. Tapi kami coba satu tahap satu blok diharapkan. Kami harapkan ini jadi motivasi temen-temen baik BUMN atau swasta untuk memberi bantuan. Sehingga kedepan rusun ini jadi good looking,” jelasnya.

Ditanya soal target penyelesaian, Basyar mengaku tak bisa memberikan patokan. Namun semakin banyak CSR yang ikut ambil bagian pengerjaan akan lebih cepat selesai mengingat dana yang dibutuhkan untuk mengecat 1 fasad blok sekitar Rp107 juta.

“Ini kita follow up terus mudah-mudahan cepat selesai. Semua akan kita selesaikan bertahap di seputaran Radial sampai yang di ujung. Kita juga surati perusahaan untuk bantu kegiatan ini. Untuk yang pertama inikan stimulan,” pungkasnya.
(rel)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.