Inilah Cara Merawat Power Steering Agar Tidak Mudah Rusak

PALEMBANG, koranindonesia.id — Istilah power streering biasanya identik dengan mobil, banyak orang yang sering mendengar istilah ini tetapi belum tentu memahami makna sebenarnya dan ketika ditanya sebagian besar orang bingung untuk menjawabnya. Power steering merupakan salah satu komponen yang amat penting sekali untuk mobil-mobil keluaran terbaru. Tak dipungkiri, bahwa selain memberikan kenyamanan pengguna pada saat mengemudi komponen ini juga memberikan kemanan dalam perjalanan dan sistem power steering yang sudah diterapkan sejak sekitar 13 tahun silam.

Power steering sama seperti komponen lainnya yang mana memerlukan perawatan dan perhatian yang rutin agar tahan lama. Jika Anda sering lalai dalam merawat power steering maka hal ini dapat menyebabkan kerusakan dan mmeperpendek usia pemakaian dari power steering itu sendiri. Ketika power steering mengalamai kerusakan tanpa Anda sadari tentu akan sangat berbahaya bagi keselamatan pengemudi dan juga bagi penumpangnya. Namun sebagai pengemudi tidak perlu khawatir karena disini akan kami bagikan beberapa cara merawat power steering agar bisa lebih awet dalam pemakaian. Dan berikut ini adalah beberapa cara merawat power steering yang benar, seperti dikutip dari laman showroommobil.co.id sebagi berikut:

Hindari Mengemudi Di Jalanan Rusak

Cara merawat power steering dengan mudah adalah dengan menghindari jalanan-jalanan rusak ataupun berlubang. Bila mobil anda sudah dilengkapi dengan sistem power steering, sangat baik untuk menghindari jalanan-jalanan seperti ini. Namun jika memang tak ada jalanan lain yang bisa ditempuh, maka sebisa mungkin anda melewatinya dengan hati-hati dan perlahan. Kerusakan yang sering terjadi pada power steering biasanya dikarenakan cara mengemudi mobil yang tida beraturan. Guncangan-guncangan keras pada power steering dapat membuat komponen di dalamnya menjadi rusak. Untuk itu, penting dalam memperhatikan jalanan yang akan dilalui oleh kendaraan anda. Hindari mengemudi secara ugal-ugalan serta jalanan-jalanan yang rusak. Selain dapat mengurangi resiko kecelakaan, tentunya power steering anda akan awet digunakan.

Hindari Jalanan Banjir

Selain jalanan yang rusak, hindari pula melewati jalanan -jalanan yang tergenang dengan banjir. Jalanan seperti ini mudah membuat power steering menjadi rusak. Tidak hanya itu saja, kebiasaan ini juga dapat merusak komponen-komponen lainnya, apalagi jika genangan banjir yang anda lewati terlalu tinggi. Hal ini karena power steering merupakan komponen kelistrikan yang ditempatkan tepat di as setir sejajar dengan as roda. Sehingga pada saat melewati genangan banjir, tentunya komponen ini akan mudah sekali terkena genangan air. JIka komponen listrik ini basah, tentunya akan menyebabkan kerusakan dan mau tak mau anda harus menggantinya dengan yang baru.

Jangan Melebihi 10.000 km

Yang dimaksud dengan jarak 10.000 km disini adalah jarak yang sudah ditempuh oleh kendaraan anda. Pemakaian kendaraan yang melebihi dari jarak tersebut tentunya akan sangat berpengaruh pada kondisi power steering anda, ditambah lagi dengan cara mengemudi yang salah tentunya membuat kondisi power steering dapat mengalami kerusakan. Penggunaan kendaraan yang wajar adalah pada jarak 10.000 km. Ketika mencapai jarak 10.000 km, sebaiknya anda mengganti power steering anda dengan yang baru. Jika cara mengemudi anda tka beraturan, maka bisa jadi kurang dari 10.000 km anda sudah harus menggantinya dengan yang baru.

Hindari Kondisi Ban Berbelok Saat Parkir

Hal ini mungkin seringkali terjadi dan diabaikan oleh pemiliki kendaraan. Banyak orang yang memarkirkan kendaraan mereka dengan kondisi ban mobil tidak lurus dan membiarkannya pada waktu yang lama. Padahal kebiasaan seperti ini bila dilakukan terus menerus akan membuat power steering serta ball joint tidak dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama dan cepat rusak. Sehingga lebih baik bila anda selalu memperhatikan kondisi kendaraan ketika sedang terpakir. Usahakan untuk meninggalkan kendaraan dalam kondisi yang tidak berbelok.

Putarlah Kemudi Dalam Kecepatan Sedang

Pada saat anda sedang memutar kemudi mobil, akan lebih baik bila dilakukan dalam kecepatan pelan ataupun sedang. Hindari melakukan putaran kemudi dengan sangat cepat. Pada saat akan berbelok, anda bisa mengurnagi kecepatan terlebih dahulu sebelum kendaraan akan berbelok. Sistem hidrolik yang digunakan secara perlahan ketika mengemudi tentunya akan berdampak pada komponen power steering yang lebih awet dan tahan lama.

Hindari Memutar Setir Penuh Pada Waktu Yang Lama

Cara lainnya untuk merawat power steering anda adalah dengan menghindari kebiasaan memutar setir hingga penuh dalam jangka waktu yang lama. Pada saat anda menunggu jalanan lenggang, anda bisa memutar sedikit kemudi mobil ke arah sebaliknya. Memutar hingga penuh dan dalam jangka waktu yang lama dapat membuat tekanan pada power steering menjadi maksimum. Hal ini pula lah yang menyebabkan kinerja mesin menjadi berat dan penggunaan bahan bakar menjadi boros.

Ingat Usia Pemakaian Power Steering

Karena power steering merupakan perangkat elektronik, tentunya saja komponen ini memiliki jangka waktu penggunaan. Batas usia pemakaian dari komponenini adalah sekitar 5 tahun. Sehingga bila sudah mencapai 5 tahun, maka power steering harus segera diganti tanpa harus menunggu rusak terlebih dahulu.

Perawatan power steering pun juga dapat anda lakukan dengan melakukan pengecekan rutin di bengkel-bengkel mobil terdekat. Merawat power steering dengan baik tentunya dapat memperpanjang usia pemakaian serta membuat anda tak perlu mengeluarkan biaya banyak untuk memperbaiki kerusakan. Nah itu tadi beberapa cara merawat power steering dengan mudah. Semoga informasi diatas dapat bermanfaat bagi anda. Semoga bermanfaat (nnn)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.