Banner sumsel

Inilah Cara Membuat Tugas Makalah Dengan Baik dan Benar

PALEMBANG, koranindonesia.id – Membuat tugas makalah hal biasa anda terjadi ketika menjadi  mahasiswa dan siswa tugas-tugas ini kita dapatkan dari guru dan dosen sedangkan makalah itu suatu karya tulis ilmiah yang dituangkan ke dalam bentuk tulisan beserta penjelasanya dengan memperhatikan elemen pendukung secara ilmiah. Dari banyak cara, inilah cara paling gampang supaya kamu semua dapat menyelesaikan makalah anda dengan baik dan benar, seperti dikutip dari laman quipper.com.
Menentukan Tema atau Topik Makalah yang Tepat
Hal pertama yang harus kamu lakukan untuk membuat makalah ialah menentukan tema atau topik makalah. Penentuan tema itu menjadi penentu awal mudah atau tidaknya kamu menyelesaikan makalah. Biasanya, guru atau dosenmenentukan satu tema umum untuk sebuah tugas makalah. Dari tema umum itu, kamu harus memilih tema yang kiranya sudah dipahami. Misalnya, guru memberikan tema pasar tradisional untuk tugas ekonomi, maka baiknya kamu memilih tema perbandingan harga dari di suatu pasar tradisional. Selain mudah, tema itu kiranya tidak memerlukan waktu lama untuk penelitian lapangan. Kamu cukup membandingkan satu pedagang dengan pedagang lain di satu pasar tradisional yang telah kamu pilih. Anda jangan sampai salah pilih tema. Sekalinya kamu salah pilih tema, pastinya pembuatan makalah itu akan lama dan kamu akan pusing sendiri. So, jangan sampai salah pilih tema ya.
Menentukan Judul yang Jelas
Setelah tema, langkah selanjutnya ialah menentukan judul yang jelas. Seringkali, orang menyamakan kalau tema dan topik adalah hal yang sama. Padahal, keduanya berbeda fungsi. Tema memiliki fungsi sebagai pokok pikiran dari sebuah makalah, sedangkan judul berfungsi sebagai bingkai dari isi makalah. Dalam judul pasti menyiratkan tema makalah karena tema adalah konten utama yang dibahas dalam sebuah makalah. Alasan utama kenapa kamu harus menentukan judul yang jelas ialah agar penyusunan makalahmu fokus dan tidak melebar ke mana-mana. Pelebaran pembahasan dalam makalah hanya akan membuat makalahmu tidak memiliki konten kuat. Saran ketika menentukan judul ialah spesifik, fokus pada tema yang diangkat, dan jelas. Dengan begitu, pembahasanmu tidak akan melebar ke mana-mana.
Mengumpulkan Bahan-Bahan Referensi
Mengumpulkan bahan-bahan atau sumber referensi adalah langkah selanjutnya yang harus kamu lakukan. Sebab, dengan bahan referensi yang lengkap, kamu tidak akan kesulitan dalam menyusun bab pendahuluan. Dalam setiap karya ilmiah, termasuk makalah, bab pendahuluan merupakan bagian yang sangat penting. Untuk menyusun pendahuluan, kamu harus memiliki dasar pemikiran yang jelas. Dasar pemikiran itu dapat kamu buat bila kamu memiliki bahan yang lengkap untuk menuliskannya. Bahan-bahan referensi itu tentunya bisa berupa buku, majalah, koran, media daring, dan media lainnya. Usahakan kamu menggunakan bahan-bahan referensi dengan sumber referensi yang jelas. Jangan sampai kamu menggunakan bahan dari sumber yang tidak jelas siapa penulisnya dan dari mana sumber asal tulisannya.
Membaca Makalah-Makalah Lain yang Satu Tema
Sebelum anda memulai penulisan atau penelitian lapangan untuk makalahmu, ada baiknya anda membaca makalah-makalah atau karya ilmiah lain yang memiliki kesamaan atau kemiripan tema. Hal ini perlu anda lakukan untuk memiliki gambaran akan seperti apa penulisan atau penyusunan makalahmu nantinya. Membaca makalah atau karya ilmiah lainnya akan memberikan perspektif keilmiahan dalam membedah sebuah tema atau topik yang kamu angkat. Meski begitu, anda jangan membaca terlalu banyak makalah. Hal itu hanya akan membuatmu pusing dan bingung menuliskan makalahmu kelak. Selain itu, ada kekhawatiran kamu malah akan menjiplak makalah yang anda baca. Anda harus ingat, membaca makalah lain bukan untuk menjiplaknya ya guys! Anda membacanya untuk menambah penalaran dan pemahaman tentang tema yang anda pilih dalam makalahmu.
Menyiapkan Kamus Besar Bahasa Indonesia
Saat anda mulai menulis makalah, ada baiknya anda selalu berpegang dengan kamus besar bahasa Indonesia (KBBI). Kenapa perlu ada KBBI saat menulis makalah? Karena, bahasa makalah menggunakan bahasa baku. Kalau anda tidak berpegang dengan KBBI, kamu akan kebingungan saat menuliskan suatu istilah atau bahasa baku dari kata yang kamu ingin tuliskan. Dengan adanya KBBI di sekitarmu, maka penulisan makalah dengan bahasa baku akan lebih mudah. Adapun, anda harus menyiapkan dua jenis KBBI, yakni KBBI versi online dan KBBI bentuk buku kamus. Menyiapkan keduanya meminimalisir ketika anda membutuhkan kata yang sangat spesifik.
Menulislah dengan Fokus, Sistematis, dan Objektif
Setelah segala persiapan itu sudah dilakukan, maka masuk kepada proses menulis. Memasuki proses ini, anda harus ingat beberapa hal. Pertama, ingatlah selalu untuk fokus pada struktur logika penulisan. Anda harus menuliskan berdasarkan data yang anda dapatkan dan hipotesismu. Jangan memasukkan bagian yang tidak berdasarkan kedua hal itu. Dengan begitu, anda akan fokus pada logika penulisan yang tepat. Kedua, anda harus menulis makalahmu sesuai dengan sistematika yang baku. Sistematika itu terdiri dari halaman muka atau cover, bagian pendahuluan, bagian pembahasan, dan bagian penutup. Jangan sampai kamu menuliskan makalah tidak secara sistematis. Hal itu akan menyebabkan makalahmu menjadi tidak jelas. Dan, terakhir ialah jangan berkutat pada data yang berasal dari asumsi subjektif semata. Ketika mengolah data, anda harus mengambil posisi objektif terhadap data tersebut. Dengan begitu, hasil data penelitianmu dapat dipertanggungjawabkan. Kalau anda mengambil asumsi subjektif sebagai data utama hanya akan membuat makalahmu kehilangan fokus terhadap tema. Anda hanya akan menuliskan berbagai macam hal yang tidak penting dan menjauh dari tema makalah. Untuk itu, gunakan data yang sudah dikaji secara objektif dengan menggunakan berbagai sumber atau bahan referensi.
Demikian cara membuat makalah yang baik dan benar, semoga dapat memberikan manfaat (nnn)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.