Banner sumsel

Ini Temuan Komisi III DPRD Muba Terkait Pengerjaan Revitalisasi Taman Agrobisnis

MUBA, koranindonesia.id—Merasa khawatir Proyek Revitalisasi Taman Agrobisnis tidak selesai tepat waktu sementara uang negara sudah banyak dianggarkan maka Komisi III DPRD Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) melakukan inspeksi mendadak ke lokasi yang berada persis di belakang  Rumah Dinas Bupati Muba, Selasa (13/11/2018). Ini temuannya.

“Jadi beberapa waktu lalu kita mengundang Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk RDP(Rapat Dengar Pendapat), dari hasil paparan pihak DHL, Kami merasa khawatir terhadap pekerjaan tersebut. Sebab, realisasi pekerjaanya hanya baru beberapa persen sementara pekerjaan ini harus rampung akhir tahun ini,”kata Wakil Ketua Akino Selasa (13/11).

Dari hasil sidak ini ditemukan  masih banyak pekerjaan dilapangan yang belum selesai, padahal saat ini  sudah pertengahan bulan November. Jika pekerjaan ini tidak selesai tepat waktu artinya anggaran yang telah disiapkan sebesar 5 Milyar pada APBD 2018 sia-sia saja. Kalau nanti, pekerjaan ini tidak tepat waktu, pihaknya pada tahun berikutnya akan mengurangi  anggaran DLH.  “Percuma dianggarakan namun hasil pekerjaan tidak selesai”tegasnya.

Maka itu, komisi III menyarankan agar pihak kontraktor yang melakukan pengerjaan taman tersebut untuk melakukan lembur siang dan malam agar bisa selesai tepat waktu.

“Kami pesimis taman ini akan selesai tepat waktu, jika melihat secara langsung pengerjaan fisik yang ada, selain itu jumlah para pekerja juga sedikit”cetusnya.

Pihak DLH yang mendampingi sidak komisi III, mengatakan pengerjaaan pembuatan taman revitalisasi taman agrobisnis ini dikerjakan oleh pihak rekanan yang dilakukan oleh kontraktor dari PT. Unanti Multi Kontruksi dan saat ini masih on schedule atau sesuai jadwal.

“Jika  rekanan atau kontraktor yang mengerjakan proyek ini tidak bisa tepat waktu maka mereka akan menanggung sendiri akibatnya, dan kami  terpaksa  akan membayar pencairan 100 persen,”ungkap Kabid Ruang Terbuka Hijau Indra Irhansyah.

Dikatakanya, pembangunan taman ini nantinya bisa dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai tempat bersantai sambil melihat ragam tanaman agribisnis. Dari desain yang dibuat oleh konsultan, taman ini tidak hanya ada ragam macam tanaman agribisnis, ada juga panggung, air mancur, tempat selfi serta taman bunga.

Untuk anggarannya diambil dari APBD Muba 2018  sebesar Rp5.040.079.000 (lima milyar empat puluh tujuh sembilan ribu). (sts)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.