Banner sumsel

Ini Syarat untuk Memilih Diluar Domisili pada Pemilu Serentak 2019

BATURAJA, koranindonesia.id – Komisioner KPU Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatra Selatan (Sumsel) Yudi Risandi menjelaskan, pada pelaksanaan Pemilu Serentak 2019, yang akan digelar 17 April mendatang, pemilih bisa menyalurkan hak suara diluar domisili antar kecamatan dan antar Kabupaten/Kota.

Misalnya pemilih di Kota Palembang bisa memilih di Kabupaten OKU. Namun, untuk memilih diluar domisili tentunya ada syarat, kata Yudi, pemilih harus terlebih dahulu mengurus formulir A5. Formulir A5 ini, bisa didapatkan melalui Panitia Pemungutan Suara (PPS), tingkat Kelurahan/Desa dimana wilayah memilih.

“Mulai sekarang sudah bisa diurus. Silakan saja lapor ke PPS, bagi pemilih yang mau menyalurkan suara pindah domisili. Nanti disana dijelaskan bagaimana prosesnya,” jelas Yudi kepada wartawan, Jumat (8/2/2019) .

Yudi menerangkan tentunya, jika memilih luar di luar Kabupaten/Kota asal, atau memilih pindah domisili ini ada dampaknya. Terutama, yang bersangkutan tidak bisa mendapatkan lima kertas suara untuk memilih.

Misalnya, pemilih asal Palembang menyalurkan suara di Baturaja, OKU, ia hanya mendapat tiga surat suara. Pertama untuk memilih pasangan capres-cawapres, kemudian, surat suara DPR RI dan DPD. “Untuk surat suara calon DPRD Provinsi dan calon DPRD Kabupaten OKU, yang bersangkutan tidak dapat. Jadi cuma ada tiga. Tetapi jika dia satu dapil misalnya, dari OKU Selatan pindah memilih ke OKU maka masih akan tetap dapat surat suara untuk memilih calon anggota DPRD Provinsi, karena masih dalam satu dapil,” papar Yudi.

Selanjutnya ditambahkan Yudi, untuk satu kabupaten, tapi pindah dapil memilih juga ada dampaknya. Misalnya pemilih di Baturaja, OKU, dari dapil I pindah memilih di dapil II, maka yang bersangkutan tidak bisa mendapatkan surat suara untuk memilih calon anggota DPRD dari dapil II. “Sebab asalnya merupakan pemilih dari dapil I,” pungkasnya.

(tin)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.