Banner Muba 23 – 31 Juli 2021
banner Pemprov Juni

Ini Sanksinya, Jika Sekolah di Jakarta Langgar Prokes Saat PTM

 

OkJAKARTA, koranindonesia.id – Ketua Komisi E Bidang Kesra DPRD DKI Jakarta, Iman Satria memberi peringatan kepada pengelola sekolah untuk tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) di lingkungan sekolah.

Ia mengatakan, pihaknya akan terus mengawasi pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) di Ibu Kota. Sekolah-sekolah yang telah diingatkan untuk disiplin menegakan prokes tetapi ditemukan melanggar, akan diberi sanksi bertingkat, mulai teguran hingga menghentikan segala proses pembelajaran tatap muka.

“Kalau ada temuan, kita akan kasih teguran, dan kalau teguran itu tidak dijalankan, kita akan melakukan penutupan sekolah agar tidak terjadi klaster Covid-19, namun harapannya tidak ada kejadian seperti itu,” kata Iman saat melakukan sidak ke SMAN 77, Jakarta, Rabu (1/9/2021) siang.

Ia menyambangi sekolah itu bersama sejumlah pejabat Pemprov DKI. Inspeksi itu akan terus dilakukan di sejumlah sekolah di seluruh Ibukota.

Hal itu dilakukan untuk mengawasi pelaksanaan kebijakan pemerintah provinsi DKI Jakarta yang memulai PTM.

“Kami menggelar tinjauan di 5 titik, salah satunya di SMA Negeri 77 Jakarta,” sambung Iman.

Dari hasil sidaknya di SMA 77 Jakarta, ia mengakui kepatuhan untuk menegakan disiplin protokol kesehatan sudah berjalan baik. Terutama soal kesiapan air pencuci tangan, thermogun, dan peralatan kesehatan dasar prokes Covid-19.

“Dengan tetap prokes, tadi saya cek cuci tangannya ada. Semua pakai masker dan siswa-siswi juga jaga jarak,” lanjut Iman.

Ia berharap, pelaksanaan PPKM dapat dilonggarkan agar semua siswa-siswi di seluruh sekolah di DKI Jakarta bisa berjalan dengan baik. Pada kunjungan tersebut, Iman juga menerima masukkan dari pihak sekolah untuk mengoptimalkan pelaksanaan PTM.

“Nanti kita rapatkan kira-kira apa yang belum dilaksanakan. Harapannya tolong dijaga bapak-ibu guru, tolong supaya dijaga agar tidak terjadi klater dan adik-adik bisa sekolah. Ini semua berkat kerja keras dari Kasudin yang melakukan kontrol, dan kepala sekolah serta guru-gurunya,” kata Iman.

Seperti diketahui, PTM di Jakarta telah dimulai. Pelaksanaan PTM mengikuti ketentuan prokes untuk menghindari penukaran virus di kalangan siswa. Untuk tahap awal pelonggaran PPKM di Jakarta, PTM dilakukan di lebih dari 600 sekolah.(Mar)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.