Banner sumsel

Ini Respon dan Harapan Iwan Fals Terkait Polemik Rocky Gerung

JAKARTA,koranindonesia.Id-Musisi legendaris Iwan Fals ikut merespon soal polemik kasus hukum yang membelit pengamat politik Rocky Gerung.

Iwan berharap, Rocky Gerung tidak dipenjara. Dia menyebut kalau Rocky dipenjara justru tidak akan ada lagi pesta demokrasi.

Klo menurut saya sih, janganlah memenjarakan Rocky Gerung, nanti kita rugi sendiri, gak ada pesta, gak ada yang dungu2in kita lagi, dia kan orang pandai, senang naik gunung & senang warna abu2, ini sekedar usul lo,” cuit Iwan Fals melalui akun Twitternya, Minggu (3/2/2019).

Dalam cuitan lain, pelantun lagu ‘Bongkar’ ini mengungkapkan alasannya menggunakan kata kita bukan kami.

“Hehe kita… ya saya dan kamulah, masak kami”, pie to, tapi gak apa2lah wong dungu kok, bijimaneeee,” sambungnya.

Diketahui, Rocky Gerung sebelumnya diperiksa di Polda Metro Jaya pada Jumat (1/2/2019) lalu. Penyidik melontarkan sekitar 20 pertanyaan kepada Rocky Gerung terkait pernyataannya tentang “kitab suci adalah fiksi” di salah satu acara televisi pada April 2018.

“Tadi intinya adalah mencari klarifikasi tentang istilah fiksi itu,” kata Rocky usai menjalani pemeriksaan di Direktorat Kriminal Khusus Polda Metro Jaya.

Rocky dimintai klarifikasi atas pelaporan dengan tuduhan penistaan agama oleh Jack Boyd Lapian pada 16 April 2018 lalu karena pernyataannya yang menyebut “kitab suci adalah fiksi” di salah satu acara televisi swasta. Laporan Jack tercatat dalam LP/512/IV/2018/Bareskrim tertanggal 16 April 2018.

Dalam laporannya Rocky Gerung disangkakan melanggar Pasal 156a KUHP tentang penodaan agama. Selain laporan Jack, Rocky juga dilaporkan atas tuduhan yang sama oleh Permadi Aria alias Abu Janda pada 11 April 2018 ke Polda Metro Jaya.(Mar)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.