Banner Pemprov 2020
Banner 23 September

Ini Pembalap Superbike Berdarah Indonesia Tinggalkan Yamaha di MotoGP

JAKARTA, koranindonesia.id – Pembalap Superbike berdarah Indonesia, Michael van der Mark, akan menjalani balapan terakhir bersama Yamaha pada GP Estoril, Portugal, akhir pekan ini, 17-18 Oktober 2020.

Van der Mark, yang merupakan pembalap asal Belanda berdarah Ambon, memutuskan meninggalkan Yamaha usai Superbike 2020. Pembalap 27 tahun itu pergi setelah memperkuat tim utama Yamaha di Superbike sejak 2017.

“Balapan terakhir saya bersama Yamaha dan tim Cresent Racing Team, ini jelas akan jadi akhir pekan yang aneh. Tentunya saya ingin meraih hasil terbaik,” ujar Van der Mark dikutip dari Speedweek.

Total Van der Mark menjalani 109 balapan bersama Yamaha di Superbike. Dari 109 balapan, Van der Mark meraih empat kemenangan, 11 podium kedua dan 12 finis ketiga di Superbike.

Terkait balapan di GP Estoril, Van der Mark berambisi meraih hasil positif. Terlebih Van der Mark hanya terpaut 19 poin dari pembalap Ducati Chaz Davies di peringkat tiga klasemen sementara.

“Target saya adalah menjadi yang terdepan, memangkas jarak dengan Chaz Davies agar berada di peringkat tiga klasemen akhir. Hal itu akan jadi kado perpisahan yang hebat untuk semua orang di Yamaha dan tim. Saya akan melakukan segalanya untuk meraih hasil itu,” ucap Van der Mark.

“Akhir pekan ini akan menarik. Saya tidak sabar tampil di Estoril, karena ini trek yang baru buat kami. Desain trek terlihat menarik dan saya pikir R1 akan bekerja dengan baik di sana,” ujar Van der Mark.

Van der Mark merupakan pembalap berdarah Indonesia pertama yang tampil di MotoGP. Van der Mark melakoni debut di MotoGP pada GP Malaysia 2017 menggantikan Jonas Folger yang cedera di tim Tech3 Yamaha. Van der Mark juga tampil di MotoGP Valencia musim itu.

(MT) 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.