Banner sumsel

Ini Nasehat Habib Rizieq Syihab untuk Jokowi

JAKARTA,koranindonesia.id – Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Muhammad Rizieq bin Husein Shihab yang saat ini tengah berada di Mekkah, Arab Saudi, mengirimkan nasehat dan peringatan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) beserta jajarannya terkait Pilpres 2019.

“Saya dari Kota Suci Makkah Al-Mukarramah ingin memberikan nasehat kepada Bapak Presiden Jokowi dan seluruh jajarannya dalam pemerintahan,” kata Rizieq dalam dalam video yang diunggah di kanal YouTube, Front TV, Selasa (23/4/19).

Sebelum memberikan nasehat, Habib Rizieq mengungkapkan bahwa telah terjadi kecurangan secara masif, struktural dan sistematis pada perhelatan Pilpres 2019, sehingga membuat rakyat marah, dan kemarahan itu bisa berubah menjadi suatu gerakan people power.

“Dalam Pilpres 2019 ini telah terjadi kecurangan yang begitu masif, struktural dan sistematis. Ini membuat rakyat marah dimana-mana, tolong jangan sampai kemarahan ini berubah menjadi people power,” ujarnya.

Dikatakannya, agar tidak terjadi people power, dia mengingatkan supaya pemerintahan Jokowi menciptakan pemilu yang jujur dan adil. Ia juga meminta Jokowi sebagai capres petahana untuk mengakui kemenangan capres-cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

“Nah sebelum itu terjadi, segeralah atasi kecurangan tersebut, dan ciptakanlah pemilu yang jujur dan adil, akuilah kemenangan Prabowo-Sandi, sehingga tidak perlu ada gerakan people power di Indonesia,” tegasnya.

Rizieq mewanti-wanti, jika nasehat dan peringatannya tidak diikuti, dia menyebut Jokowi akan dilengserkan oleh people power.

“Hati-hati Pak Jokowi, kalau sampai terjadi gerakan people power, maka anda finish, anda selesai, bahkan anda akan pensiun dengan sangat terhina,” ucapnya.

Sebaliknya, apabila Jokowi mau mengikuti sarannya untuk mengakui kemenangan Prabowo-Sandi serta menciptakan pemilu yang jujur dan adil, ia menyebut, Jokowi bakal dianggap sebagai seorang pahlawan.

“Tapi kalau anda ikut menjaga, ikut mengakui kemenangan Prabowo-Sandi, suksesi kepemimpinan semua berjalan yaitu dengan aman, dengan damai, maka anda Bapak Jokowi akan menjadi seorang negarawan, seorang pejuang, seorang pahlawan, karena anda telah memberikan suatu kontribusi besar untuk menjaga persatuan dan kesatuan dari pada Republik Indonesia,” jelas Habib Rizieq.

“Tapi kalau kecurangan ini anda biarkan kemudian terjadi people power, anda ingin melawan arus gelombang politik rakyat arus bawah tersebut, maka anda selesai. Anda dan seluruh orang-orang yang di belakang anda akan selesai, akan finish, akan membusuk dalam penjara,” serunya.

Dalam video tersebut, Rizieq juga menjelaskan bahwa people power
merupakan konstitusional, sehingga keliru jika ada pihak yang menyebut people power sebagai tindakan makar atau inkonstitusional.

“Kepada seluruh rakyat dan bangsa Indonesia dimanapun anda berada, saya ingin mengingatkan seluruh lapisan masyarakat di Indonesia, ketahuilah bahwa people power adalah sesuatu yang konstitusional, sekali lagi people power adalah sesuatu yang konstitusional,” paparnya.

“Jadi kalau ada yang mengatakan bahwa people power itu makar atau inkonstitusional, maka itu tidak benar, yang bersangkutan tidak mengerti hukum dan tidak paham tentang sejarah Indonesia,” pungkasnya.(Mar)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.