Banner Pemprov Agustus

Ini Kata Anies Soal Pasien Positif Covid-19 di Jakarta Bertambah 500 Orang Setiap Hari

 

JAKARTA, koranindonesia.id – Kasus covid-19 di dki jakarta masih belum menunjukan perkembangan ke arah yang lebih baik. Bahkan, pada masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi ini, jumlah pasien yang terjangkit wabah mematikan itu justru cenderung meningkat hingga memunculkan klaster-klaster baru.

Terkait hal ini, Gubernur anies baswedan menyebut, banyaknya kasus corona yang baru terungkap saat ini lantaran pihaknya rajin melakukan testing corona kepada warga Jakarta.

Maka dari itu, dia meminta supaya angka kasus corona tidak dijadikan patokan untuk menakar kinerja Pemprov DKI melawan wabah ini.

“Jadi bukan hanya angka yang perlu jadi perhatian, tapi ikhtiar mencari angka itu yang harus dilihat. Karena apabila di luar banyak orang yang terpapar tapi hanya sedikit yang dites maka wabah akan terus melebar, justru kita harus lebih agresif. Alhamdulillah kami di Jakarta tim kesehatan kita melaksanakan dengan amat baik,” kata Anies di Balai Kota dki jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (17/8/2020).

Beberapa bulan terakhir ini, kasus corona di Ibu Kota cenderung melampaui angka 500 kasus per hari. Anies tidak terlampau khawatir dengan kondisi ini sebab kata dia pihaknya di Pemprov DKI tidak main-main berjuang melawan wabah ini.

“Kita pantau terus,” singkatnya.

Mantan menteri pendidikan dan kebudayaan ini kemudian meminta warga Jakarta berkolaborasi untuk melawan wabah ini. Pemprov DKI melakukan melakukan testing, melakukan tracing, melakukan treatment (3T) lalu warga diminta menjalankan 3M yakni mengenakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

“Pemerintah berjuang, rakyat juga berjuang. pemerintah melaksanakan yang biasa disebut dengan 3T. lalu rakyat melakukan 3M, nampaknya sederhana. tapi 3M dan 3T inilah yang menjadi ujung tombak dari perjuangan kita di tahun 2020,” tuntasnya.(Mar)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.