Banner sumsel

Ini Enam Pernyataan Wanbin Partai Golkar untuk Seluruh Kader

 

JAKARTA, koranindonesia.id – Dewan Pembina (Wanbin) DPP Partai Golkar mengeluarkan surat keputusan mengenai ajakan kepada seluruh kader agar tak saling bersitegang menjelang Munas. Wanbin yang diketuai Aburizal Bakrie ini juga mengingatkan agar seluruh persoalan diselesaikan melalui mekanisme internal, bukan diumbar keluar.

Berikut isi enam poin pernyataan  Wanbin Partai Golkar :

1. Hasil Pemilu 2019 menempatkan Partai GOLKAR (PG) sebagai pemenang kedua berdasarkan perolehan kursi DPR RI sebanyak 85 kursi. Dibandingkan dengan hasil Pemilu 2014 sebanyak 91 kursi terjadi penurunan perolehan dan juga di bawah target yang ditetapkan untuk Pemilu 2019 yaitu 110 kursi.

Dewan Pembina Partai GOLKAR (Wanbin PG) berpendapat meskipun kita bisa merasa lega karena mendapatkan kursi DPR RI kedua terbesar di saat situasi partai sulit dan kurang menggembirakan, akan tetapi  DPP-PG tetap selayaknya melakukan evaluasi menyeluruh dan obyektif terhadap penurunan jumlah kursi legislatif di tingkat pusat , provinsi , kabupaten/kota  apalagi dengan perolehan jauh dari target yg diharapkan,  sehingga dapat menjadi bahan pembenahan partai dan juga sebagai masukan dalam pelaksanaan Sukses Pilkada 2020 dan Sukses Pemilu 2024

2. Dewan Pembina Partai GOLKAR (Wanbin PG) berpendapat bahwa hasil yang dicapai dalam Pemilu 2019 ini dan Evaluasi Menyeluruh yang dilakukan oleh DPP-PG sebagaimana dimaksud dalam butir 1 merupakan bagian dari laporan pertanggung jawaban dan menjadi bahan penilaian kinerja DPP-PG dalam MUNAS PG 2019.
Dengan demikian tidak perlu menjadi perbincangan dan polemik terbuka antara sesama kader dan unsur keluarga besar PG yang berpotensi menimbulkan kegaduhan yang merugikan partai.

3. Wanbin PG menyarankan kepada DPP-PG agar segera mengadakan Rapat Pleno untuk melakukan persiapan dan  menetapkan jadwal Rapat Pimpinan Nasional dalam rangka konsolidasi PG pasca Pemilu 2019 sekaligus melakukan persiapan dan menetapkan tanggal MUNAS pada akhir 2019 yad

4. Wanbin PG  berpendapat bahwa MUNAS  2019 nanti merupakan momentum  untuk mengembalikan Jatidiri PG yang  bersifat mandiri, terbuka, demokratis, moderat, solid , mengakar, responsif , majemuk dan egaliter. MUNAS 2019 hendaknya merupakan titik awal bagi KEMANDIRIAN dan KEJAYAAN partai GOLKAR 2024.

5. Oleh karena itu Wanbin PG berpendapat bahwa MUNAS 2019 terbuka bagi setiap Kader PG yang memenuhi syarat dan ketentuan untuk maju menjadi Calon Ketua Umum PG agar terjadi persaingan sehat , terbuka dan demokratis. Sehingga diharapkan MUNAS 2019 menjadi ajang kompetisi ide dan  gagasan bagi para calon Ketua Umum dalam mengemban tugas 2019-2024 untuk mengembalikan Kemandirian dan Kejayaan PG

6.  Sebagai partai koalisi pendukung pemerintahan  Jokowi-Yusuf Kalla yang kemudian mencalonkan pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin untuk periode 2019-2024 , WANBIN PG berpendapat bahwa posisi politik PG hendaknya diselaraskan dengan penggarisan Anggaran Dasar partai yakni mandiri, responsif, majemuk dan mengakar. PG hendaknya menghindari ketergantungan kepada kekuasaan,  merespon secara kritis kebijakan yang menyangkut hajat hidup orang banyak  dan menjaga kemajemukan dalam masyarakat. Dengan demikian PG dapat mendudukkan diri sebagai partai yang disegani kawan dan dihormati lawan serta mengakar dan mempunyai konstituen  yang loyal di masyarakat.(Mar)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.